Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trump dan Putin Buka Kemungkinan Bertemu di G20 Bulan Ini

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump terakhir kali bertemu secara langsung di Argentina pada November 2018.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 07 Juni 2019  |  15:42 WIB
Trump dan Putin Buka Kemungkinan Bertemu di G20 Bulan Ini
Presiden AS Donald Trump (kiri) menerima bola sepak dari Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) dalam konferensi pers bersama setelah keduanya bertemu membahas sejumlah isu di Helsinki, Finlandia, Senin (16/7/2018). - Reuters/Grigoriy Dukor
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump berpotensi melakukan pertemuan di sela-sela KTT G20 di Jepang pada bulan ini.
 
Kremlin, seperti dikutip Reuters dari kantor berita Interfax, menyatakan pada Jumat (7/6/2019), bahwa terbuka kemungkinan bagi pemimpin dua negara adidaya itu untuk bertemu. 
 
"Tentu saja ada peluang. Ada kemungkinan untuk terjadi apapun," ujar Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov. 
 
Keduanya tercatat terakhir kali bertemu secara langsung di Buenos Aires, Argentina pada November 2018. Ketika itu, Trump dikabarkan bertemu Putin tanpa didampingi pejabat AS.

Meski demikian, itu bukanlah komunikasi terakhir keduanya. Pada awal Mei 2019, Trump dan Putin berkomunikasi melalui telepon untuk membahas kondisi Venezuela.
 
Kemungkinan pertemuan antara Trump dan Putin ini dibayangi laporan penyelidik khusus Robert Mueller terkait dugaan adanya campur tangan Rusia dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) AS pada 2016, yang dimenangkan oleh Trump. Di sisi lain dunia, AS dan Rusia masih berada di kubu yang berseberangan, termasuk dalam isu Suriah, Iran, dan Venezuela.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vladimir putin Donald Trump

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top