Warganet Bully Kaesang Jokowi, Politisi Demokrat Justru Memuji

Penampilan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep saat melayat Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono di Kedutaan Besar RI di Singapura pada Sabtu (1/6/2019), menuai perhatian.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  08:41 WIB
Warganet Bully Kaesang Jokowi, Politisi Demokrat Justru Memuji
Anak Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangareb (kanan) melayat almarhumah Ibu Ani Yudhoyono di Kedutaan Besar Indonesia, di Singapura, Sabtu (1/6/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -  Penampilan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep saat melayat Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono di Kedutaan Besar RI di Singapura pada Sabtu (1/6/2019), menuai perhatian.

Musababnya, Kaesang datang dengan mengenakan atasan T-shirt biru dongker dan celana jins biru muda. Pakaian yang dikenakan inilah mengundang perhatian warganet dan membuatnya dirisak.

"Ini pakaian bertakziah tidak sopan, yang lain pakai baju putih sopan, ini gaya apaan? Gaya orang Eropa," kata seorang warganet di akun Twitternya. Kecaman ini dibalas oleh Kaesang Pangarep dengan mengucapkan, “Maaf.”

Jika warganet membully, tidak demikian dengan politikus Demokrat. Beberapa pejabat teras partai berlambang mercy itu justru memuji Kaesang.

"Kemarin, saat Jenazah Ibu Ani dishalatkan di Mesjid KBRI, Kaesang datang. Ia antri menunggu. Saat giliran tiba, ia menunduk takzim dan mencium tangan Pak SBY. Ia bahkan akan mencium tangan SBY dan AHY tapi langsung dipeluk. Anak muda berbudi. Saya terharu menyaksikan momen itu," ujar Wasekjen Demokrat Rachland Nashidik lewat twitter-nya @RachlanNashidik pada Minggu (2/6/2019).

Hal yang sama diungkapkan Wasekjen Demokrat Andi Arief. "Setelah salat jenazah Ibu Ani di masjid KBRI Singapura, ada anak muda yang sederhana setengah duduk mencium tangan Pak SBY, lalu SBY berdiri memeluknya. Anak muda itu sebelumnya mengantre bersama masyarakat untuk mendoakan Ibu Ani, anak itu namanya @kaesangp," ujar Andi lewat cuitannya @AndiArief__.

Ani Yudhoyono meninggal akibat penyakit kanker darah yang dideritanya di usia 67 tahun.

Dia menghembuskan napas terakhir di National University Hospital, Singapura pada pukul 11.50 waktu setempat, Sabtu, 1 Juni 2019. Sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Ani sempat disemayamkan di KBRI Singapura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ani yudhoyono, partai demokrat, kaesang

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top