Jenguk Ibu Ani, Menko Luhut Tidak Bisa Cerita Semua

Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  19:58 WIB
Jenguk Ibu Ani, Menko Luhut Tidak Bisa Cerita Semua
Annisa Pohan (kiri) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta Ani Yudhoyono (tengah) di rumah sakit di Singapura. Ani Yudhoyono sakit kanker darah dan dirawat sejak 2 Februari lalu di Singapura. - Instagram @aniyudhoyono

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menjenguk istri Presiden Keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono di National University Hospital Singapura, siang hari waktu setempat.

Luhut mengatakan bahwa tidak bisa masuk ke dalam ruangan tempat Ibu Ani dirawat karena full steril.

“Saya juga tidak sempat bersua dengan Pak SBY karena terus mendampingi Bu Ani di dalam,” katanya melalui akun facebook, Jumat (31/5/2019).

Luhut menjelaskan bahwa diterima besan SBY, Hatta Rajasa di ruang tunggu. Hatta menceritakan kondisi Ani yang tidak terlalu baik.

“Saya tidak bisa menulis detail penjelasan Pak Hatta, karena kurang elok. Yang jelas semua segi kesehatan Bu Ani sekarang sedang ditolong,” jelasnya

Luhut menuturkan bahwa kedatangannya di sela-sela perjalanan dinas tersebut merupakan bentuk keprihatinannya karena saling kenal baik.

Baginya, ada sedikit bagian dari perjalanan hidupnya yang melibatkan almarhum Sarwo Edhie Wibowo, ayah dari Ani. Dia ingat betul Sarwo yang menandatangani surat kelulusan dari Akmil yang dulu disebut dulu Akabri.

“Beliau juga yang mendorong saya masuk Korps Baret Merah begitu saya lulus Akabri tahun 1970. Jadi, kunjungan saya kali ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan urusan politik,” ucapnya.

Sebelumnya Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa kondisi Ani sempat memburuk dan tidak menyadarkan diri tadi pagi.

“Iya pagi tadi jam 08.00 WIB drop lagi dan jam 09.00 WIB tidak sadarkan diri,” katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (31/5/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ani yudhoyono

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top