Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gugat Hasil Pilpres, Bambang Widjojanto Pimpin Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi

Tim Badan Pemenangan Nasional  Prabowo Subianto - Sandiaga Uno resmi menunjuk mantan Pimpinan KPK Bambang Widjojanto menjadi Ketua Tim Hukum yang menggugat hasil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 24 Mei 2019  |  19:39 WIB
Bambang Widjojanto - Antara
Bambang Widjojanto - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Badan Pemenangan Nasional  Prabowo Subianto - Sandiaga Uno resmi menunjuk Bambang Widjojanto menjadi Ketua Tim Hukum yang menggugat hasil Pilpres ke Mahkamah Konstitusi.

Ketua Direktorat Media dan Komunikasi Tim BPN Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan alasan pihaknya menunjuk Bambang Widjojanto (BW) untuk menjadi ketua tim hukum.

Penunjukkan mantan pimpinan KPK itu sebagai Ketua Tim Hukum Tim BPN karena diduga ada unsur tindak pidana korupsi yang masif saat Pemilu 2019 digelar. Hashim menjelaskan gugatan tersebut akan dibawa ke MK malam ini sekitar pukul 20.30 WIB.

"Dr. Bambang Widjojanto ini sudah tidak asing lagi bagi kita. Beliau tahu persis apa yang harus diperjuangkan di MK," tutur Hashim dalam keterangan resminya, Jumat (24/5/2019).

Secara terpisah, Koordinator Jubir Tim BPN Dahnil Anzar Simanjuntak menilai Bambang Widjojanto memiliki keahlian dan pengalaman yang cukup dalam membongkar seluruh kejahatan pemilu, salah satunya adalah praktik tindak pidana korupsi dalam politik.

"Jadi ada praktik kejahatan pemilu yang masif, ada praktik korupsi politik di sini. Korupsi adalah masalah yang paling krusial dan Mas Bambang Widjojanto cukup berpengalaman di sini," kata Dahnil.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahkamah konstitusi bambang widjojanto
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top