CEO BlackRock Inc.: Tak Ada Tanda-Tanda Resesi Global dalam 12 Bulan ke Depan

CEO BlackRock Inc. Larry Fink menyampaikan dalam sebuah pernyataan resmi bahwa tidak ada tanda-tanda resesi global dalam 12 bulan ke depan. Namun, ia memberi catatan berikut ini.
Nirmala Aninda | 20 April 2019 21:21 WIB
Larry Fink, Chief Executive Officer BlackRock - REUTERS/Shannon Stapleton

Bisnis.com, JAKARTA -- CEO BlackRock Inc. Larry Fink menyampaikan dalam sebuah pernyataan resmi bahwa tidak ada tanda-tanda resesi global dalam 12 bulan ke depan.

Meski demikian, dalam sebuah wawancara dengan harian bisnis Jerman, Handelsblatt, Fink memperingatkan bahwa ekonomi global saat ini tengah berada pada tahap akhir dari siklus pertumbuhan yang panjang.

Artinya penurunan ekonomi bisa saja terjadi.

"Bank-bank sentral telah melonggarkan kebijakan mereka terutama karena kuartal keempat yang lemah pada 2018. Kita akan melalui fase di mana segala sesuatu tidak besar tetapi juga tidak buruk. Tapi kita secara alami berada dalam fase akhir dari siklus pertumbuhan ekonomi," ujar pimpinan perusahaan manajer aset terbesar di dunia tersebut, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (20/4/2019).

International Monetary Fund (IMF) memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global untuk 2019 bulan ini. IMF mengatakan pertumbuhan bisa melambat lebih lanjut karena perselisihan dagang yang belum terselesaikan serta risiko Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan.

Pemberi pinjaman global tersebut mengatakan beberapa kekuatan ekonomi utama, termasuk China dan Jerman, mungkin perlu mengambil tindakan jangka pendek untuk menopang pertumbuhan. Kemungkinan, lanjut IMF, diperlukan stimulus terkoordinasi untuk mencegah penurunan yang lebih parah.

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz telah mengesampingkan opsi utang baru untuk memicu pertumbuhan ekonomi terbesar di Eropa.

Menurutnya, pemotongan pajak, investasi yang lebih tinggi dan pasar tenaga kerja yang solid akan terus memberikan dorongan pertumbuhan.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ekonomi global

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup