Minat Pembelian Rumah Mewah di Greenwich, AS, Bergeser ke Rumah Sederhana

Para pembeli mansion atau hunian mewah di Greenwich, cederung mulai menggeser minatnya ke properti berukuran kecil dan sederhana dibandingkan dengan apartemen mewah.
Mutiara Nabila | 20 April 2019 19:50 WIB
Ilustrasi-Foto aerial rumah mewah berukuran 2.415 meter persegi bergaya Tuscan-style di Greenwich, Connecticut, AS/REUTERS-Stanley Jesudowich - Handout

Bisnis.com, JAKARTA – Para pembeli mansion atau hunian mewah di Greenwich, cederung mulai menggeser minatnya ke properti berukuran kecil dan sederhana dibandingkan dengan apartemen mewah.

Broker properti Miller Samuel Inc. dan Douglas Elliman Real Estate menyebutkan bahwa rumah berukuran rata-rata untuk satu keluarga kecil mengalami penyusutan penjualan untuk ketiga kalinya. Hal itu membuat harganya mengalami penurunan sekitar 17% pada kuartal I/2019 dibandingkanperiode sama tahun lalu menjadi US$1,69 juta.

Sementara itu, jumlah rumah mewah yang masuk di pasar properti melambung 68% menjadi 232 unit.

“Telah terjadi pergeseran minat di pasar. Permintaan rumah mewah masih ada, tapi tidak sepadat sedekade lalu. Terlalu banyak properti yang dipasarkan saat ini, terlalu banyak penjual, ditambah lagi Wall Street sekarang tidak bisa menjadi sumber permintaan utama seperti dulu,” unglap Jonathan Miller, Presiden Miller Samuel Inc, seperti dilansir Bloomberg, Sabtu (20/4/2019).

Dalam beberapa tahun terakhir pembeli rumah mewah memiliki pilihan lebih banyak di pinggiran kota New York dan Manhattan. Hal itu memberikan dampak kepada Greewich, di mana penjual tak lagi memberikan harga yang kompetitif bagi propertinya.

“Rumah keluarga kecil mengalami penurunan penjualan hingga 25% menjadi 74 unit saja, jumlah itu paling sedikit per kuartalnya dalam delapan tahun terakhir,” ujar Miller.

Selain itu, menurut Attom Data Solutions, reformasi pajak federal, yang membatasi pemotongan pajak negara bagian dan lokal hingga US$10.000, tidak membantu.

Rata-rata tagihan pajak properti di Fairfield County, termasuk Greenwich, mencapai US$ 10.754 tahun lalu, tertinggi kedelapan di negara tersebut.

Kondominium, yang umumnya berukuran lebih kecil, lebih murah, dan dekat degan transportasi, menjadi sektor yang paling menarik. Penjualannya melambung 32% menjadi 32 unit dengan harga rata-rata US$681.500.

David Haffenreffer, pengelola broker Houlihan Lawrence di Greenwich menyatakan tetap optimistis. Menurutnya, musim pembelian memang mulai lebih lambat daripada biasanya untuk tahun ini sehingga diperkirakan pada kuartal II/2019 pasar properti bisa kembali menguat.

“Kami melihat mulai ada peningkatan aktivitas pembelian. Agen kami sudah mulai sibuk melayani kunjungan ke show unit, banyak yang melakukan negosiasi dan pembuatan kontrak, ada juga yang menunda,” kata Haffenreffer.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
amerika serikat, rumah mewah

Sumber : Bloomberg

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup