Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KENAL DAPIL : Aktivis dalam Kepungan Politisi Kawakan di Dapil NTT I

Sejumlah aktivis terjun ke panggung politik dengan menjadi calon anggota legislatif.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 24 Maret 2019  |  10:55 WIB

Kabar24.com, JAKARTA—  Aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) acapkali mengkritik pemerintah atau parlemen manakala terdapat kebijakan atau kinerja yang dianggap belum ideal.

Ambil contoh Sebastianus Salang yang melalui lembaga bentukannya, Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), sering menyoroti kinerja DPR. Mendengar Salang, masyarakat disadarkan betapa wakilnya belum bekerja maksimal.

Ada lagi mantan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nurul Almy Hafild atau Emmy Hafild. Lemahnya kebijakan maupun penindakan atas perusakan hutan dan pencemaran limbah sering menjadi sasaran kecaman perempuan berusia 61 tahun itu.

Apa jadinya jika aktivis memasuki lembaga yang dulu mereka kritik? Itulah yang diniatkan oleh Salang dan Emmy dengan memanfaatkan momentum Pileg 2019.

Kebetulan, Salang dan Emmy sama-sama terdaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) di Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur I. Salang menggunakan kendaraan Partai Golkar, sedangkan Emmy berangkat lewat Partai Nasdem.

Meski demikian, lolos ke Senayan bukan perkara mudah. Dapil NTT I dikenal sebagai gudangnya politikus nasional yang sebagian dari mereka adalah elit partai politik.

Nama Andreas Hugo Pareira dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Melchias Markus Mekeng dari Partai Golkar, Pius Lustrilanang dari Partai Gerindra, Johnny G. Plate dari Nasdem kerap jadi buah berita. Tak ketinggalan, Benny Kabur Harman dari Partai Demokrat kembali menjadi caleg setelah gagal dalam Pilgub NTT 2018.

Politikus kawakan seperti Gubernur NTT periode 2008-2018, Frans Lebu Raya, juga bercokol di Dapil NTT I. Ketua DPRD NTT periode 2014-2019 dari Golkar, Anwar Pua Geno, berancang-ancang pula naik ke level parlemen nasional.

Figur-figur beken tersebut harus bersaing untuk menduduki satu dari enam kursi DPR jatah Dapil NTT I. Mau tidak mau, kompetisi menarik simpati 1,53 juta pemilih akan berlangsung ketat.

PETAHANA DAPIL NTT I 

Partai Politik 

Petahana 

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 

Andreas Hugo Pareira 

Partai Golkar 

Melchias Marcus Mekeng 

Partai Gerindra 

Pius Lustrilanang 

Partai Demokrat 

Yosef B. Badeoda 

Partai Amanat Nasional  

Ahmad Yohan 

Partai Nasdem 

Johnny G. Plate 

 PEMILIH DAPIL NTT I 

Kabupaten/Kota 

DPT 

Alor  

136.718 

Lembata 

82.312 

Flores Timur 

158.860 

Sikka 

197.823 

Ende 

168.266 

Ngada 

107.427 

Manggarai 

209.839 

Manggarai Timur 

199.335 

Manggarai Barat 

167.880 

Nagekeo 

100.493 

Total 

1.528.953 

 PEROLEHAN SUARA PARPOL PILEG 2014 DAPIL NTT I 

Partai Politik 

Suara 

Partai Golkar 

218.845 

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 

181.859 

Partai Amanat Nasional 

147.298 

Partai Demokrat 

115.315 

Partai Gerindra 

114.910 

Partai Nasdem 

84.815 

Partai Kebangkitan Bangsa 

77.683 

Partai Hanura 

46.151 

Partai Keadilan Sejahtera 

43.761 

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 

27.078 

Partai Persatuan Pembangunan 

21.575 

Partai Bulan Bintang 

19.141 

Total  

1.098.431 

 Sumber: KPU, DPR 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ntt caleg dapil
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top