TKN Siapkan Menteri Kabinet Kerja Menjadi Jurkamnas Jokowi-Ma'ruf

TKN Jokowi-Ma'ruf telah mempersiapkan sebanyak 5.320 juru kampanye nasional (jurkamnas) yang turut mengiringi capres-cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin menjalani agenda kampanye terbuka 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 23 Maret 2019  |  16:37 WIB
TKN Siapkan Menteri Kabinet Kerja Menjadi Jurkamnas Jokowi-Ma'ruf
Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto - Bisnis/Aziz R

Bisnis.com, JAKARTA — TKN Jokowi-Ma'ruf telah mempersiapkan sebanyak 5.320 juru kampanye nasional (jurkamnas) yang turut mengiringi capres-cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin menjalani agenda kampanye terbuka 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019.

Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa di periode kampanye terbuka nanti, setiap provinsi penting untuk dihadiri perwakilan TKN ataupun parpol pengusung.

Hasto berharap, kampanye terbuka yang mereka gelar akan sanggup membuka hati swing voters dan undecided voters bergerak memilih paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

"Semua provinsi penting untuk kami datangi, dan kami membagi ada yang dihadiri Jokowi, Kiai Ma'ruf Amin, ada yang dihadiri jurkamnas, yang terdiri dari para ulama, tokoh partai, caleg, menteri, tokoh nasional, yang bersama-sama terdaftar dalam jurkamnas TKN Jokowi-Ma'ruf," ujar Hasto di Posko Cemara TKN Jokowi-Ma'ruf, Sabtu (23/3/2019).

Hasto menyebut beberapa menteri dalam lingkup parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang akan ikut menjadi jurkamnas. Salah satunya, dari PDIP Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kesejahteraan Puan Maharani.

Belum diketahui apakah menteri dari PDIP lain, yaitu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly akan ikut menjadi jurkamnas.

Dari PKB, yang jelas Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri yang sekaligus Sekjen PKB. Ada pula Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko P Sandjojo, tetapi belum dijadwalkan.

Sedangkan dari NasDem, Siti Nurbaya Bakar selaku Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah terdata sebagai jurkamnas, sedangkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita belum terkonfirmasi.

Masih ada beberapa menteri dari unsur parpol KIK yang kemungkinan besar ikut menjadi jurkamnas, yaitu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita dari Golkar, Menkopolhukam Wiranto dari Hanura, serta Lukman Hakim Saifuddin dari PPP.

"Menteri-menteri dari partai mengajukan cuti. Tapi tidak seluruhnya, sesuai jadwal kampanye terutama Sabtu-Minggu karena ini ada 17 provinsi yang kampanye serentak, jadi paling tidak minimum 17 jurkamnas bersamaan," jelas Hasto.

Selain itu, para ketum parpol juga akan turut serta mengikuti kampanye rapat terbuka bersama capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf. Bahkan, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri akan dijadwalkan bersama Jokowi bertemu Sri Sultan Hamengkubuwono X untuk mempersiapkan kampanye di Yogyakarta.

"Jadi seluruh ketua umum akan turun, pak Surya Paloh ke Aceh, Kepri, demikian ibu Megawati, ada juga kampanye parpol untuk mendukung kebijakan pak Jokowi misalnya tanggal 4 April kami akan ketemu petani di Indramayu ketemu petani MSP, Mari Sejahterakan Petani," jelasnya.

Hasto menjelaskan, dipastikan perwakilan unsur 10 parpol KIK akan hadir di setiap kampanye. Sedangkan capres Jokowi, cawapres Ma'ruf Amin, ketum parpol, menteri, dan penggawa TKN Jokowi-Ma'ruf akan bergantian sesuai jadwal yang telah disusun.

"Karena kami bagi tugas yang penting representasi dari seluruh parpol hadir. Bisa dihadiri ketum, sekjen, representasi dari parpol itu sendiri. Jadi yang pasti bapak Jokowi hadir, kiai Ma'ruf hadir, di situ perwakilan tiap parpol hadir," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top