OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Erick Thohir Anggap Urusan Pribadi Terpisah dari Pilpres

Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir menganggap bahwa kabar penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy yang diduga terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK harus dipisahkan dari konteks Pilpres.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 15 Maret 2019  |  14:57 WIB
OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Erick Thohir Anggap Urusan Pribadi Terpisah dari Pilpres
Presiden Joko Widodo bertemu dengan pimpinan parpol Koalisi Indonesia Kerja, Selasa (15/1). - Instagram@romahurmuziy

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir menganggap bahwa kabar penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy yang diduga terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK harus dipisahkan dari konteks Pilpres.

Selepas mengunjungi kediaman cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin, Jumat (15/3/2019), Erick menyatakan bahwa pihaknya menghormati penegakan hukum dan asas praduga tak bersalah terhadap Romi.

"Tetapi yang musti kita lihat, apakah ini lebih ke pribadi atau hubungan dengan Pilpres. Tapi saya yakin sih tidak ada hubungan dengan Pilpres," ungkap Erick.

Erick pun yakin elektabilitas Jokowi-Ma'ruf tak akan terpengaruh meski Romi benar terjerat kasus korupsi yang ditangani KPK sekalipun.

Buktinya, Erick menyebut apabila kabar penangkapan Romi ada hubungannya dengan TKN, maka dirinya tak akan berani menghadapi awak media. Terlebih, cawapres besutannya, Ma'ruf Amin pun telah mengetahui kabar penangkapan Romi.

"Harus dipisahkan antara pribadi dengan Pilpres. Kalau misalnya, mohon maaf, ada apa-apa dengan yang lainnya pun kan masak dihubungkan dengan Pilpres. Sama kayak yang selalu saya omongin, ada trotoar berlubang terus kita jalan kaki nih, trus kejeblos, yang disalahin Presiden," jelasnya.

"Kan tidak bisa semuanya itu gara-gara Pilpres semua bicara Pilpres. Ekonomi harus tetep berjalan, kehidupan masyarakat harus tetap berjalan, penegakan hukum harus tetep berjalan. Pemilu tuh 5 tahun sekali, Indonesia ya musti jalan terus," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
erick thohir, romahurmuziy, OTT KPK

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top