Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Amankan 3 Wanita Kampanye Jokowi Menang Pilpres 2019, Tak Ada Azan

Polres Karawang mengamankan 3 orang perempuan yang diduga melakukan kampanye hitam berupa tindak pidana ujaran kebencian terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Jokowi-Ma'ruf Amin hingga viral di media sosial pada Minggu (24/2/2019), pukul 23.30 WIB.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 25 Februari 2019  |  13:04 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara Konvensi Rakyat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019). - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Capres nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara Konvensi Rakyat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019). - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Bisnis.com, JAKARTA - Polres Karawang mengamankan 3 orang perempuan yang diduga melakukan kampanye hitam berupa tindak pidana ujaran kebencian terhadap pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Jokowi-Ma'ruf Amin hingga viral di media sosial pada Minggu (24/2/2019), pukul 23.30 WIB.
 
Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah mengungkapkan ketiga perempuan yang diamankan itu bernama Engqay Sugiyanti (49), Ika Peranika (45) dan Citra Widaningsih (44).

Menurut Nuredy,  ketiga perempuan tersebut  diamankan karena diduga  melakukan kampanye hitam di sejumlah daerah di Karawang dengan cara mendatangi satu per satu rumah dan mengatakan jika Jokowi terpilih lagi, maka tidak akan ada azan di masjid-masjid.
 "Sebagai tindakan preventif kepolisian, ketiga ibu-ibu itu telah diamankan Polres Karawang dan Polda Jawa Barat. Saat ini yang bersangkutan masih di Polda Jawa Barat," tuturnya, Senin (25/2/2019).
 
Sebelumnya, beredar sebuah video ihwal ibu-ibu yang menyebut jika Jokowi terpilih kembali, tidak akan ada azan lagi, viral di media sosial.
 
Video tersebut diunggah akun Instagram indozone.id. Kemudian, di dalam video itu tampak dua perempuan tengah berbicara kepada salah seorang penghuni rumah dalam bahasa Sunda. Diduga hal itu untuk memengaruhi warga agar tidak memilih Jokowi pada pilpres 2019.
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top