Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Survei LSI: PDIP Terbanyak Dipilih, Tapi Cenderung Turun, Gerindra Naik

Dukungan terhadap PDIP disebut stabil karena masih berselisih sekitar 10% dengan Gerindra di urutan kedua.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  16:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai politik yang paling banyak dipilih masyarakat saat ini.

Hal itu terlihat dalam hasil survei LSI Denny JA yang dilakukan 18-25 Januari 2019. Berdasarkan hasil survei yang diterima Bisnis, elektabilitas PDIP mencapai 23,7%.

Pada urutan kedua terdapat Partai Gerindra dengan elektabilitas 14,6%. Kemudian, Golkar menempati urutan ketiga dengan raihan 11,3%.

PKB menempati urutan keempat dengan raihan 8,2%. Kemudian, di posisi lima ada Partai Demokrat yang didukung 5,4% responden.

Elektabilitas PDIP berdasarkan survei terbaru LSI Denny JA menurun dibanding periode Desember 2018. Saat itu, PDIP meraih dukungan 27,7%.

Berbeda dengan PDIP, dukungan bagi Gerindra terhitung naik dari 12,9%. Pada Desember 2018. Elektabilitas Golkar juga naik tipis dari 10% di periode yang sama.

Kenaikan juga dialami PKB dan Demokrat yang pada Desember 2018 kedua partai itu meraih 6,9% dan 3,3% dukungan.

Meski elektabilitas menurun, dukungan terhadap PDIP disebut stabil karena masih berselisih sekitar 10% dengan Gerindra di urutan kedua.

Survei LSI Denny JA melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2.8%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lsi Pilpres 2019
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top