Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Plt. Ketua Umum PSSI Joko Driyono Belum Ditahan, Ini Alasan Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya mengakui masih belum melakukan penahanan terhadap tersangka Plt. Ketua Umum PSSI Joko Driyono terkait dugaan tindak pidana pengrusakan barang bukti atas kasus pengaturan skor sepakbola di Indonesia.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 Februari 2019  |  14:11 WIB
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kedua kanan) bergegas saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Ditkrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2/2019). - ANTARA/Wibowo Armando
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kedua kanan) bergegas saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Ditkrimum, Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2/2019). - ANTARA/Wibowo Armando

Bisnis.com, JAKARTA--Polda Metro Jaya mengakui masih belum melakukan penahanan terhadap tersangka Plt. Ketua Umum PSSI Joko Driyono terkait dugaan tindak pidana pengrusakan barang bukti atas kasus pengaturan skor sepakbola di Indonesia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Raden Argo Yuwono mengungkapkan alasan tim penyidik belum melakukan penahanan terhadap tersangka Plt. Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Disebutkan Argo masih ada 15 pertanyaan yang belum dijawab saat Joko Driyono diperiksa sebagai tersangka.

"Kan pertanyaannya belum selesai semua dijawab. Jadi belum (ditahan). Dari rencana 32 pertanyaan, baru 17 pertanyaan yang dijawab oleh tersangka JD. Nanti tidak menutup kemungkinan pertanyaan akan ditambah," tutur Argo, Selasa (19/2/2019).

Argo menjelaskan bahwa tim penyidik Polda Metro Jaya juga sudah menjadwalkan pemanggilan ulang pemeriksaan atas nama tersangka Joko Driyono pada Kamis 21 Februari 2019 sekitar pukul 10.00 WIB.

Dia berharap tersangka Plt. Ketua Umum PSSI itu kooperatif dan memenuhi panggilan tim penyidik untuk menjawab semua pertanyaan yang tersisa.

"Sudah dijawalkan ulang untuk diperiksa tanggal 21 Februari 2019 jam 10.00 WIB," kata Argo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mafia sepakbola
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top