Akademisi di Jatim Siap Kawal Implementasi Program Khofifah-Emil Dardak

Perguruan tinggi di Jawa Timur siap mengawal dan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dipimpin oleh Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 14 Februari 2019  |  17:12 WIB
Akademisi di Jatim Siap Kawal Implementasi Program Khofifah-Emil Dardak
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak (kanan) disambut warga saat tiba di Masjid Al Akbar Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/2/2019). - ANTARA/Umarul Faruq

Kabar24.com, JAKARTA — Perguruan tinggi di Jawa Timur siap mengawal dan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dipimpin oleh Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Joni Hermana mengatakan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim tersebut telah berkunjung ke kampusnya sejak penetapan pemenang Pemilihan Gubernur Jatim 2018.

Secara khusus, Khofifah dan Emil menjajaki kerja sama dalam bidang pemanfaatan teknologi informasi.

“Bertemu beberapa kali. Kami membahas pelibatan ITS dalam upaya membangun provinsi cerdas di Jatim,” katanya kepada Bisnis.com, Kamis (14/2/2019).

Sayangnya, Joni tidak bersedia menjelaskan lebih lanjut apakah kerja sama itu serupa dengan Pemerintah Kota Surabaya. Selama ini, ITS memang dilibatkan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk merealisasikan sistem kota cerdas di Kota Pahlawan.

Dihubungi terpisah, Rektor Universitas Brawijaya (UB), Malang, Nuhfil Hanani mengakui bahwa Khofifah dan Emil pun telah berkunjung ke kampusnya. Meski demikian, UB dan duo pemimpin baru Jatim tersebut belum membicarakan bidang kerja sama secara spesifik.

“Kami siap untuk semua aspek,” kata Guru Besar Pertanian UB ini.

Jatim merupakan provinsi dengan jumlah perguruan tinggi negeri (PTN) terbanyak di Indonesia. Selain ITS dan UB, terdapat Universitas Airlangga, Universitas Jember, Universitas Trunojoyo, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.

Ada lagi Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Negeri Malang yang fokus mencetak tenaga pendidik, serta PTN vokasi seperti Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

Sementara itu, PTN di bawah Kementerian Agama a.l. Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim dan UIN Sunan Ampel.

Khofifah dan Emil dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu (13/2/2019). Pemenang Pilgub Jatim 2018 tersebut menggantikan Soekarwo-Saifullah Yusuf yang telah memimpin provinsi itu selama dua periode.

Dalam visi, misi, dan program kampanye, Khofifah-Emil berjanji melibatkan perguruan tinggi dan asosiasi profesi untuk membantu perumusan prioritas aspirasi dari masyarakat bawah. Langkah tersebut diklaim sebagai bentuk demokrasi partisipatoris.

Untuk memenangkan kontestasi, Khofifah-Emil menjanjikan sejumlah program kepada para pemilih. Sejumlah program di bidang ekonomi, misalnya, menciptakan agropolitan dan aglomerasi, mendorong pariwisata berbasis partisipasi rakyat, mempercepat investasi dengan penyederhanaan perizinan.

Selanjutnya, pembentukan unit stabilitasi pangan desa dan tabungan pangan, penguatan aset produktif bagi petani tuna lahan dan nelayan tanpa kapal, menyediakan asuransi petani dan nelayan, dan merestrukturisasi mata rantai produksi dan distribusi produk pertanian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
khofifah, gubernur jatim

Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top