Ada Ancaman Bom, Bandara Brisbane Australia Ditutup

Salah satu bandara tersibuk di Australia, Brisbane Airport ditutup setelah seorang pria mengacungkan pisau dan melontarkan ancaman bom di tengah area restoran sehingga memicu kepanikan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 03 Februari 2019  |  17:43 WIB
Loading the player ...
Reportase ABC News soal ancaman bom di Bandara Brisbane, Australia. Video koleksi ABC News (Australia) di Youtube

Bisnis.com, JAKARTA—Salah satu bandara tersibuk di Australia, Brisbane Airport ditutup setelah seorang pria mengacungkan pisau dan melontarkan ancaman bom di tengah area restoran sehingga memicu kepanikan.

Komisioner kepolisian Queensland, Ian Stewart, mengatakan pihaknya awalnya mendapatkan laporan bahwa ada seorang pria berbahasa Arab mengancam satu perempuan di lokasi tersebut. Kepolisian lantas merespons laporan tersebut sebagaimana dikutip CNN.com, Minggu (3/2/2019). 

Setibanya di lokasi kejadian, mereka menemukan "perangkat mencurigakan" dan langsung memutuskan untuk menutup bandara kemarin waktu setempat. 

Setelah  diselidiki, alat tersebut ternyata tidak berbahaya. Menurut Stewart, bentuk rumit alat tersebut membuat mereka terkecoh.

Berdasarkan foto yang dirilis kepolisian, benda tersebut terlihat seperti kotak hitam dengan kabel menjuntai di bawahnya.

Petugas akhirnya membuka kembali bandara tersebut setelah dua jam penyelidikan awal. Sementara itu, pria penebar teror itu ditahan dan akan diadili atas tuduhan menebar ketakutan, dengan jadwal sidang  Senin (4/2/2019). 

Ketakutan akan terorisme memang sedang meningkat di dunia penerbangan Australia, terutama setelah aparat menggagalkan upaya pengeboman di pesawat Etihad di Sydney pada 2017 lalu. 

Sejak saat itu, Australia melakukan pemeriksaan ketat di bandara, termasuk dengan interogasi acak penumpang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
australia

Sumber : cnn.com

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top