Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lewat Kuis, Ibu Negara Iriana Joko Widodo Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar

Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan Ibu-ibu anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) menghadiri acara Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pornografi, Hoaks, dan Bullying, serta Peduli Kebersihan dan Lingkungan Hidup di gedung Tennis Indoor Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (28/1/2019).
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 28 Januari 2019  |  22:40 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kanan) didampingi istri Iriana Joko Widodo tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kanan) didampingi istri Iriana Joko Widodo tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan Ibu-ibu anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) menghadiri acara Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pornografi, Hoaks, dan Bullying, serta Peduli Kebersihan dan Lingkungan Hidup di gedung Tennis Indoor Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (28/1/2019).

Berdasarkan keterangan tertulis yang dirilis oleh Sekretariat Presiden, acara ini dihadiri oleh ratusan pelajar SD dan SMP se-Kabupaten Banyuwangi.

Dalam sesi dialog, Ibu Negara memberikan tantangan kepada para pelajar yang hadir untuk menjawab pertanyaan dari dirinya. Muhammad Alfi Prasetyo, siswa kelas 8 SMP 5 Banyuwangi, adalah pelajar yang mendapatkan kesempatan pertama untuk menjawab kuis.

"Kalau bisa menjawab hadiahnya apa Bu?” tanya Ibu Negara kepada Ibu-ibu OASE-KK. “Oh (dapat) laptop. Laptopnya ada dua. Lalu jam tangan dan ransel sekolah. Coba, materi apa saja yang tadi diberikan?" tanya Ibu Iriana.

"Pertama bahaya dan pengertian bullying, kedua bahaya macam-macam narkoba dan ciri-ciri orang yang pakai narkoba, ketiga kebersihan lingkungan baik di darat maupun laut dan keempat teknologi, seperti manfaat handphone itu banyak sisi positif dan negatifnya tergantung kita yang memakainya," jawab Alfi lugas.

Mendengar jawaban Alfi yang lancar, seisi ruangan pun riuh dengan tepuk tangan. "Tapi pertanyaannya bukan itu," kata Ibu Iriana yang disambut tawa para pelajar.

"Apa yang kamu ketahui tentang sampah?" tanya Ibu Iriana.

"Sampah adalah kotoran. Sampah terdiri dari sampah organik dan anorganik," jawab Alfi.

"Apa yang kamu ketahui tentang internet?" Ibu Iriana kembali melontarkan pertanyaan.

"Tempat untuk mencari informasi. Segala informasi bisa kita dapat melalui internet baik kebersihan, teknologi, wawasan, dan lainnya," jawab Alfi.

"Hadiahnya laptop," seru Ibu Iriana sambil memberikan hadiah. Ini membuat seluruh pelajar yang hadir riuh bertepuk tangan.

Selain Alfi, Ibu Iriana juga mengundang Kevin, siswa kelas 7 SMP 2 Banyuwangi untuk tampil ke depan menjawab pertanyaan kuis. Berbeda dengan Alfi, Kevin ditantang untuk menjawab pertanyaan tentang bahaya Narkoba yang dilontarkan Ibu Mufidah.

"Apa itu Narkoba?" tanya Ibu Mufidah.

"Narkoba itu barang haram. Tidak boleh digunakan masyarakat dan punya banyak jenis seperti sabu-sabu, ekstasi, dan ganja. Narkoba juga obat berbahaya," jawab Kevin.

"Apa ciri-ciri orang yang kecanduan narkoba?" tanya Ibu Mufidah.

"Ciri-cirinya kecanduan, suka mengambil barang orangtua, suka mencuri, suka marah-marah, dan badannya lemas," jawab Kevin.

"Hadiahnya laptop," ujar Ibu Mufidah disambut riuh tepuk tangan seluruh pelajar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iriana jokowi
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top