5 Berita Populer Nasional, Penembakan Kembali Terjadi di Papua dan Indonesia Barokah Diperiksa Polri

Kabar yang menyebut Bupati Kabupaten Nduga ditembaki Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) menjadi berita terpopuler di kanal Nasional Bisnis.com pada hari Senin (28/1/2019).
Ahmad Rifai | 28 Januari 2019 18:23 WIB
Pasukan Brimob dari Timika tiba di Wamena, Selasa (4/12 - 2018). Pasca penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada 2 Desember lalu, aparat keamanan pun ditambah untuk mengamankan situasi di daerah tersebut. / Antara

1. Bupati Kabupaten Nduga Ditembaki, Satu Anggota TNI Gugur

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali melakukan aksi teror.

Kali ini, Bupati Kabupaten Nduga Papua Yarius Gwijangge yang jadi korban penembakan saat mengantarkan logistik ke Mapenduma menggunakan Pesawat Enggang Air Service.

Baca selengkapnya di sini.

2. Remisi Pembunuh Jurnalis, Sudah 1.300 Orang Tanda Tangani Petisi

Hampir 1.500 orang telah menandatangani petisi yang menunjut Presiden Joko Widodo mencabut remisi terhadap otak pembunuhan jurnalis A.A Prabangsa.

Hingga Minggu (27/1/2019) malam, sudah 1.300-an orang yang menandatangani petisi tersebut.

Baca selengkapnya di sini.

3. Milenial Jadi Perhatian, Lembaga Dakwah PBNU Siap Luncurkan 34.000 Dai Medsos

Rakornas Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) kali ini mengusung tema “Penguatan Dakwah Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah di Era Milenial”.

Salah satu wujud dari penguatan tersebut, LD PBNU juga akan melaunching “Program 34.000 Dai Medsos”.

Baca selengkapnya di sini.

4. Polri Tindaklanjuti Laporan Tabloid Indonesia Barokah

Bareskrim Mabes Polri mengaku sudah menindaklanjuti laporan Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait dugaan kampanye hitam di majalah Indonesia Barokah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan laporan tersebut kini tengah dikaji tim penyidik Bareskrim Polri untuk dicari unsur pidananya.

Baca selengkapnya di sini.

5. Kejaksaan Agung Stop Penanganan Kasus Korupsi Selama Pemilu 2019

Kejaksaan Agung mengeluarkan kebijakan untuk tidak melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka perkara tindak pidana korupsi hingga proses Pemilu 2019 selesai dilaksanakan pada April 2019 nanti.

Anggota Komisi Kejaksaan (Komjak), Ferdinand Andi Lolo menilai kebijakan itu tidak akan mengganggu proses penyelidikan dan penyidikan pada Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksan Agung.

Baca selengkapnya di sini.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top