Bupati Kabupaten Nduga Ditembaki, Satu Anggota TNI Gugur

Bupati Kabupaten Nduga Papua Yarius Gwijangge yang jadi korban penembakan saat mengantarkan logistik ke Mapenduma menggunakan Pesawat Enggang Air Service.
Sholahuddin Al Ayyubi | 28 Januari 2019 15:42 WIB
Pasukan Brimob dari Timika tiba di Wamena, Selasa (4/12/2018). Pasca penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada 2 Desember lalu, aparat keamanan pun ditambah untuk mengamankan situasi di daerah tersebut. - Antara
Bisnis.com, JAKARTA –  Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali melakukan aksi teror. Kali ini, Bupati Kabupaten Nduga Papua Yarius Gwijangge yang jadi korban penembakan saat mengantarkan logistik ke Mapenduma menggunakan Pesawat Enggang Air Service.
 
Kapendam Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada 28 Januari 2019 sekitar pukul 10.30 WIT, ketika Pesawat Enggang Air Service yang ditumpangi Bupati Nduga Yarius Gwijangge, Kepala Distrik Mapenduma Toni Gwijangge dan Kepala Distrik Kagayam Jonatan Kogoya tengah mendarat dengan membawa bantuan sosial ke Bandara di Distrik Mapenduma.
 
Menurutnya, sebelum pesawat mendarat, tiba-tiba pesawat itu mendapatkan serangan tembakan dari arah ketinggian sisi kanan pesawat di sekitaran bandara. Selanjutnya, menurut Aidi, serangan itu langsung dibalas oleh anggota TNI yang berjaga, sehingga terjadi baku tembak antara TNI dengan KKSB.
 
"Kelompok KKSB itu berhasil dipukul mundur dan mereka melarikan diri ke arah hutan di balik ketinggian, pesawat berhasil mendarat dalam keadaan aman," tuturnya, Senin (28/1/2019).
 
Dia menjelaskan akibat baku tembak itu, seorang anggota TNI atas nama Praka Nasrudin mengalami luka tembak pada bagian perut sebelah kanan dan langsung dievakuasi ke RSUD Timika, Papua. Namun, menurutnya, ketika korban sampai di RSUD Timika, Papua, korban langsung meninggal dunia.
 
"Saat dilaksanakan pertolongan medis di RSUD Timika, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan akhirnya korban gugur. Saat ini jenazah korban gugur sedang disemayamkan di RSUD Timika, rencana besok akan dievakuasi ke Jayapura," katanya.

 

Tag : papua
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top