Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bunuh Wanita Asal Indonesia, Pria Bangladesh Terancam Hukuman Mati Oleh Pengadilan Singapura

Ahmed Salim (30) didakwa telah membunuh korban WNI berinisial NWS (34) yang ditemukan tewas di Hotel Golden Dragon, Geylang, Singapura pada Minggu 30 Desember lalu
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 02 Januari 2019  |  14:11 WIB
Perhotelan di kawasan Geylang, Singapura, Minggu (30/12/2018) - The Straits Times
Perhotelan di kawasan Geylang, Singapura, Minggu (30/12/2018) - The Straits Times

Bisnis.com, JAKARTA - Pria berkewarganegaraan Bangladesh diadili atas tuduhan pembunuhan seorang perempuan WNI, Rabu (2/1/2018).

Ahmed Salim (30) didakwa telah membunuh korban WNI berinisial NWS (34) yang ditemukan tewas di Hotel Golden Dragon, Geylang, Singapura pada Minggu 30 Desember lalu.

Dilansir The Straits Times, polisi menyatakan bahwa keduanya saling mengenal. Namun dokumen pengadilan tidak mengungkap sifat hubungan mereka.

Penyelidikan kasus ini bermula ketika jasad NSW ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kamar tempatnya menginap oleh petugas hotel.

Berdasarkan pemberitaan harian Lianhe Wanbao, seorang karyawan hotel yang tidak disebutkan namanya mengatakan pasangan itu awalnya memesan kamar selama tiga jam. Mereka kemudian memperpanjang pemesanan menjadi lima jam, namun tak kunjung keluar hingga 10 jam kemudian.

Petugas paramedis yang memerika jasad NSW mengungkapkan bahwa terdapat bekas cekikan di leher korban dan bekas luka memar di bagian lengan.

Seorang tamu hotel yang enggan disebut namanya mengatakan pada Lianhe Wanbao bahwa ia tidak mendengar keributan dari arah kamar korban. Dia mengaku baru mengetahui insiden tersebut ketika kepolisian datang memeriksanya sebagai salah satu saksi.

Terduga pelaku Ahmed Salim dibekuk 14 jam setelah penemuan jasad korban. Dia akan dipindahkan ke Divisi Kepolisian Pusat dan proses peradilan kasusnya ditunda hingga 9 Januari. Jika terbukti melakukan pembunuhan, ia akan menghadapi ancaman hukuman mati.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indonesia singapura bangladesh

Sumber : The Straits Times

Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top