Lion Air JT 610 Jatuh: 184 Kantong Jenazah Sudah Dikumpulkan

Tim penyelam kembali berhasil menemukan 20 kantong jenazah pada operasi SAR hari kesembilan, Selasa (6/11/2018)
Mia Chitra Dinisari | 07 November 2018 06:37 WIB
Tim SAR gabungan mengangkat ban Pesawat Lion Air JT610 ke atas Kapal Baruna Jaya I di Perairan Karawang, Jawa Barat, Minggu (4/11/2018). Ban pesawat tersebut ditemukan di kedalaman 32 meter. - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Kabar24.com, JAKARTA - Tim penyelam kembali berhasil menemukan 20 kantong jenazah pada operasi SAR hari kesembilan, Selasa (6/11/2018).

Dengan penambahan tersebut, up date total kantong jenazah berisi bagian tubuh korban yang sudah diberi label oleh tim DVI dan dievakuasi ke RS sampai pukul 18.30 WIB sebanyak 184 kantong jenazah.

"Rencana operasi malam ini dan besuk tetap kami laksanakan dengan fokus mencari korban," tegas Kabasarnas Marsdya TNI M Syaugi melalui Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto saat konferensi pers di Posko Terpadu, JITC 2 Tanjung Priok seperti dikutip dari laman resminya.

Dari lokasi pencarian siang tadi, tim SAR masih bersemangat melaksanakan operasi SAR. Dari pantauan udara terlihat jelas, Kapal Victori milik Pertamina yang dilengkapi dengan peralatan Multi Beam Echo Sounder (MBES), Side Scan Sonar, Ping Locator, Differential Global Positioning System (DGPS), dan Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV) itu sandar menggunakan 4 jangkarnya. Kapal inilah yang menjadi titik sentral operasi pencarian dan mengcover area prioritas 1, yaitu pencarian di bawah laut. Kapal tersebut dikelilingi Rubber Boat (RB) atau perahu karet sebagai point atau titik-titik spot penyelaman oleh tim penyelam gabungan dari Basarnas, Denjaka, Kopaska, Taifib, Dislambair TNI AL, Brimob, Indonesia Diver Rescue Tim, POSSI, dan lainnya.

Sementara pada sektor atau prioritas 2, terlihat puluhan kapal dari Basarnas, TNI-Polri, Kementerian Perhubungan, KPLP, KSOP, Bea Cukai, Bakamla, BPPT, KKP, Pertamina ditambah dari Potensi SAR lainnya, termasuk nelayan, masih melakukan pencarian di atas permukaan.

Tindak hanya itu, tim SAR yang ada di Posko Tanjung Pakis, juga masih melaksanakan penyisiran atau penyapuan di sepanjang garis perairan tersebut untuk mencari dan mengevakuasi korban yang terbawa arus.

Seperti diketahui, pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 rute Cengkareng - Pangkalpinang mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018) pagi. Pesawat dengan personal on board sebanyak 189 orang itu jatuh di kawasan Perairan Karawang, Jawa Barat. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lion air jatuh

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top