Belajar Seni Budaya untuk Perkuat Pendidikan Karakter Anak Bangsa

Dalam rangka penguatan pendidikan karakter kepada generasi muda, Direktur Jenderal Budaya (Dirjenbud) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid mengatakan belajar seni budaya baik dilakukan untuk memperkuat karakter anak bangsa.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 30 Oktober 2018 13:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam rangka penguatan pendidikan karakter kepada generasi muda, Direktur Jenderal Budaya (Dirjenbud) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid mengatakan belajar seni budaya bisa dilakukan untuk memperkuat karakter bangsa.

Hilmar menjelaskan penanaman nilai-nilai seni budaya dan adiluhung bangsa dilakukan melalui beberapa kolaborasi antara seniman tradisi dan sekolah melalui gerakan Seniman Masuk Sekolah (SMS) yang berlangsung di berbagai wilayah di Indonesia.

Selain itu, juga terdapat program Belajar Bersama Maestro (BBM) yang diselenggarakan setiap tahunnya.

"Sesuai dengan arahan pak menteri [Mendikbud Muhadjir Effendy] sekarang ini pendidikan karakter tidak hanya terbatasi pada ruang-ruang kelas. Siswa dapat belajar di sanggar budaya, museum, cagar budaya, semua kita fasilitasi," paparnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis dari Kemendikbud beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, Penguatan Pendidikan Karakter melalui seni budaya terus dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pada 2018 tercatat Kemendikbud berhasil melibatkan 54.200 seniman untuk dapat berbagi mengenai olah rasa yang menjadi salah satu prinsip utama PPK.

Selain itu, sebanyak 828 siswa telah mendapatkan bimbingan dari para maestro seni budaya melalui program Belajar Bersama Maestro (BBM).

Kemudian sepanjang 2014 sampai dengan 2018, jumlah film Indonesia yang beredar di bioskop terus mengalami kenaikan mencapai 12,5 %.

Jumlah film Indonesia yang beredar di bioskop sendiri sampai saat ini sudah mencapai 627 film.

Selain itu, pusat pengembangan perfilman (Pusbangfilm) mencatat lonjakan jumlah penonton film Indonesia di bioskop, dari 16,2 juta penonton di tahun 2015 menjadi 41,4 juta penonton di tahun 2017.

"Kita juga telah membeli hak tayang 35 judul film Indonesia untuk dapat kita tayangkan atau pertontonkan ke siswa sebagai bagian dari pendidikan karakter," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dalam acara jumpa media 4 Tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di kantor Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu sore (24/10/2018).

Tag : kementerian pendidikan dan kebudayaan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top