Pitch First 2018, Tim Universitas Prasetia Mulya Dominasi Penghargaan

Setelah melalui dua tahapan seleksi yaitu tahap semifinal dan tahap final Pitch First 2018, terpilih enam tim yang berhak mendapatkan predikat juara 1 hingga juara 3, serta tiga kategori lainnya.
Bambang Supriyanto | 23 September 2018 15:54 WIB
Ilustrasi - istimewa

Kabar24.com, JAKARTA - Setelah melalui dua tahapan seleksi yaitu tahap semifinal dan tahap final Pitch First 2018, terpilih enam tim yang berhak mendapatkan predikat juara 1 hingga juara 3, serta tiga kategori lainnya.

Mereka adalah Universitas Prasetiya Mulya (Petals et Bloom) sebagai juara I, juara II : Universitas Indonesia (Limitless), juara III Universitas Prasetiya Mulya (Plasma).

Adapun tiga kategori lain, yakni Best Pitcher on Business Idea diraih Universitas Prasetiya Mulya (Melaut.id), Best Pitcher on Social Media   direbut Universitas Telkom (Santi), dan Most Favourite Team       dimenangkan Institut Teknologi Bandung (Root Locus).

Sukasah Syahdan, pengajar di Universitas Prasetiya Mulya serta juri Pitch First 2018, menjelaskan, Pitch First 2018 yang diadakan pada Sabtu (22/9) dapat menjadi platform National Business Pitching Competition yakni  para peserta dapat berkompetisi dan belajar dari satu sama lain serta membangun jaringan yang kuat di antara mereka.

“Pitch First juga hadir untuk memberikan kontribusi dalam pembentukan generasi muda Indonesia yang memiliki keterampilan dan karakter entrepreneurial, kreatif, dan inovatif serta keberanian untuk melakukan perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan secara luas,” ungkapnya.

Pitch First 2018 mengundang lebih dari 100 universitas se-Indonesia dan akhirnya terdapat 20 tim terbaik yang diundang untuk mempresentasikan ide bisnisnya secara langsung di hadapan dewan juri pada tahap semifinal. Tim tersebut berasal dari Universitas Telkom, Universitas Prasetiya Mulya, Institut Teknologi Bandung, Universitas Atmajaya Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Bina Nusantara, Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran dan  Universitas Terbuka.

Menurut Sukasah, dalam kompetisi Pitch First 2018, mahasiswa/i program Sarjana (S1) yang berasal dari Universitas se-Indonesia diberikan ruang untuk menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman dalam mengekspresikan dan mempresentasikan ide bisnisnya melalui kompetisi business pitching. Pada tahun kedua ini, Pitch First 2018 mengusung tema "Capturing Business Ideas within Societal Changes".

“Oleh karena itu, ide bisnis yang diusung oleh peserta diharapkan tidak sekadar menghasilkan profit tetapi juga memberikan dampak positif secara konsisten dan berkesinambungan bagi masyarakat dan lingkungan,” jelasnya.

Pitching adalah sebuah istilah yang merujuk pada kegiatan mempresentasikan suatu ide atau gagasan kepada orang lain atau khalayak ramai. Istilah pitching sangatlah akrab terutama bagi para pelaku bisnis di dalam dan/atau luar negeri.

Oleh karena itu, pitching dalam bisnis secara spesifik adalah mempresentasikan segala hal yang berkaitan dengan ide atau gagasan bisnis di hadapan para calon investor dengan tujuan untuk mengumpulkan dana yang akan digunakan dalam membiayai kegiatan bisnis yang diajukan.

Sehingga, melalui kompetisi Pitch First, peserta diberikan wadah untuk mengukur kesiapan dan kapabilitas diri dan ide bisnisnya di hadapan para dewan juri yang professional sebagai salah satu tolak ukur kesiapan mereka untuk menjadi seorang entrepreneur yang sesungguhnya.

Camilla Janette, Project Director Pitch First, menambahkan bahwa Pitch First berada dalam naungan multievent bernama Ideacraft yang diselenggarakan oleh Management Society Program Pascasarjana Sekolah Bisnis dan Ekonomi - Universitas Prasetiya Mulya.

“Pitch First merupakan acara pertama dalam serangkaian kegiatan Ideacraft 2018, dan pada Oktober mendatang akan diadakan Marketition: Marketing Plan Competition bagi mahasiswa Pascasarjana,” ujarnya. 

Dia mengungkapkan bahwa pada tahun kedua ini jumlah peserta lebih banyak dan Pitch First menjadi wahana penghubung mahasiswa S1 untuk membantu berkembang dalam kewirausahaan. Adapun juri antara lain berasal dari Badan Ekonomi Kreatif, pengusaha, dan dosen Prasetiya Mulya.

Tag : perguruan tinggi, pendidikan tinggi
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top