Presiden Vietnam Meninggal Dunia, Ini Sakit yang Dideritanya

Presiden Vietnam Tran Dai Quang dilaporkan telah meninggal dunia akibat sakit serius yang dideritanya.
Renat Sofie Andriani | 21 September 2018 16:49 WIB
Tran Dai Quang - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA – Presiden Vietnam Tran Dai Quang dilaporkan telah meninggal dunia akibat sakit serius yang dideritanya.

Quang, 61, meninggal di sebuah rumah sakit militer di Hanoi pada hari ini, Jumat (21/9/2018) waktu setempat, terlepas dari segala upaya yang dilancarkan para dokter dan berikut pakar media dalam dan luar negeri, seperti dilaporkan Vietnam Television.

Mantan Menteri Kesehatan Vietnam Nguyen Quoc Trieu, yang saat ini bertugas mengawasi perawatan kesehatan untuk pejabat tinggi, mengungkapkan bahwa Quang telah sakit selama berbulan-bulan.

“Dia mulai menunjukkan gejala penyakit pada Juni tahun lalu dan telah dirawat di Jepang sebanyak enam kali sejak itu,” kata Trieu kepada Reuters.

“Dia menderita sejenis virus yang sangat ganas dan belum ada pengobatan yang efisien.”

Quang adalah salah satu dari tiga pemimpin teratas di negara tersebut. Vietnam secara resmi dipimpin oleh presiden, perdana menteri dan ketua Partai Komunis. Menurut pakar, tugas kepresidenan sebagian besar bersifat seremonial.

Sebelum ditunjuk sebagai Presiden Vietnam pada April 2016, Quang pernah menjabat sebagai Menteri Keamanan Publik, yang bertanggung jawab mengatasi ancaman domestik dan asing terhadap partai.

Berasal dari sebuah komunitas pertanian kecil sekitar 115 km selatan Hanoi, karier Quang  menanjak melalui jajaran partai hingga menjadi anggota Politbiro di Vietnam.

“Kami sedih mendengar berita bahwa presiden telah wafat,” kata Bui Duc Phi, ketua desa tempat Quang dilahirkan.

Rumor tentang sakit yang dialami Quang telah beredar di media sosial selama berbulan-bulan sebelumnya.

Dalam salah satu penampilan terakhirnya di muka publik, ketika Presiden Indonesia Joko Widodo berkunjung ke Hanoi pada 11 September, Quang telah terlihat tidak sehat dan tampak tersandung ketika sedang melangkah ke panggung untuk memeriksa pasukan penghormatan.

Oleh surat kabar milik negara Vietnam News, Quang dilaporkan sempat menyelenggarakan resepsi untuk ketua Mahkamah Agung Tiongkok di Hanoi pada Rabu.

Berdasarkan konstitusi negara tersebut, seorang wakil presiden bertugas menggantikan presiden apabila berhalangan.

“Wakil presiden Dang Thi Ngoc Thinh akan menangani tugas-tugasnya sampai Majelis Nasional memilih presiden baru,” kata pengacara Tran Vu Hai.

Tag : vietnam
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top