Kampus Ini Sediakan Program Studi Desain Perhiasan

Jika Anda memiliki passion untuk mendesain perhiasan atau aksesoris, kini Anda dapat mempelajarinya secara professional dengan menempuh pendidikan yang khusus membidangi desain perhiasan
Dewi Andriani | 30 Agustus 2018 21:39 WIB

Bisnis.com, JAKARTA –Jika Anda memiliki passion untuk mendesain perhiasan atau aksesoris, kini Anda dapat mempelajarinya secara professional dengan menempuh pendidikan yang khusus membidangi desain perhiasan.

Management Development Institute of Singapore (MDIS) merupakan salah satu institusi pendidikan yang mulai menambahkan Jewellery Design ke dalam daftar program dan kursus berbasis keterampilan. Program tersebut dibuat melalui joint venture bersama Jewellery Design and Management International School (JDMIS).

“Program JDMIS melengkapi kurikulum MDIS School of Fashion and Design dan memungkinkan kami untuk menawarkan program dan kursus yang lebih beragam untuk membina lulusan yang siap di masa depan, ” ujar Dr R Theyvendran, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MDIS dalam rilis yang diterima Bisnis, Kamis (30/8/2018).

Penandatanganan joint venture antara MDIS dan JDMIS dilakukan pada 16 Agustus 2018 lalu di kampus MDIS dihadiri oleh Dr R Theyvendran, pendiri dan dekan Jewellery School Tanja Manuela Sadow, dan ditandai dengan seremoni peresmian fasilitas dan pendidikan dan studio perhiasan kreatif yang dilakukan oleh Dr Intan Azura Mokhtar, anggota parlemen yang membidangi pendidikan.

JDMIS yang didirikan pada 2007 tersebut merupakan satu-satunya Jewellery School di Singapura yang menyediakan pendidikan perhiasan yang terintegrasi dan komprehensif. Pendiri dan Dekan Jewellery School Tanja Manuela Sadow merupakan seorang designer yang telah memenangkan berbagai penghargaan di kancah internasional dan merupakan pendidik perhiasan (jewellery educator) terkenal dengan lebih dari 30 tahun pengalaman di seluruh Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura.

Tanja Manuela berharap melalui kemitraan ini, pihaknya dapat memadukan keahlian mereka dalam mendidik desainer, pembuat dan pengusaha perhiasan dengan MDIS untuk memberikan pendidikan berbasis keterampilan. “Ini juga memungkinkan kami untuk menawarkan program kami yang unik dan komprehensif kepada mahasiswa lokal dan internasional yang lebih luas,” ujarnya

Fasilitas dan Program Pembelajaran yang Canggih di JDMIS

Fasilitias pembelajaran baru JDMIS berdiri di atas laha seluas 1.584 meter persegi terdiri atas empat ruang kelas khusus, dua bengkel pembuatan perhiasan khusus, laboratorium desain dibantu komputer (CAD) dengan perangkat lunak perhiasan 3D, ruang desainer tempat para siswa dan lulusan bertemu dan berlatih ketrampilan mereka.

Selain itu terdapat pula "Creative Jewellery Studio" (CJS) - ruang yang berfungsi bagi siswa untuk meluncurkan dan mendisplay merek perhiasan yang telah mereka buat untuk kemajuan karir mereka.

Program JDMIS yang fleksibel dan ideal – merupakan program yang tersertifikasi untuk menciptakan lulusan Diploma dan Diploma Lanjutan, termasuk design perhiasan, seni logam mulia, seni perhiasan fashion, praktik perdagangan permata, tren dan kewirausahaan perhiasan.

Sekolah ini juga memberikan pengalaman pendidikan di luar kelas – yaitu ekspedisi ke luar negeri ke pembudidayaan mutiara di Indonesia oleh pemimpin global mutiara Atlas, ke tambang batu permata dan pasar di Sri Lanka dengan Sapphire Capital Group, dan Gem Fair di Hong Kong. Ekspedisi lapangan ini memungkinkan siswa untuk memiliki pengalaman langsung  dalam hal pengadaan perhiasan, logistik, dan perdagangan barang bekas.

Sejak didirikan 10 tahun lalu di Singapura, JDMIS telah melatih lebih dari 5.000 individu di 56 negara, juga brand lokal dan internasional yang ternama. Salah satu alumni JDMIS Ernest Yeo mengatakan sangat terkesan dengan kualitas pembelajaran di JDMIS; para dosen dan pengalaman belajar saya dengan sekolah tersebut sangat memuaskan dan menarik.

 JDMIS tidak hanya berfungsi sebagai sekolah pelatihan, ia juga telah menciptakan komunitas unik yang diisi dengan penggemar perhiasan, desainer, seniman, pengusaha dan banyak lainnya dari semua lapisan masyarakat, untuk saling dapat berbagi pengetahuan, ide dan pengalaman berharga.”

“Saya adalah seorang insinyur broadcast tetapi saya selalu memiliki passion untuk perhiasan. Sekarang, saya akhirnya mendapatkan kesempatan untuk melakukan apa yang saya sukai - merancang perhiasan dan meluncurkan brand saya sendiri, EY Designs. JDMIS mewujudkannya untuk saya,” ujar Ernest.

 

Tag : perhiasan
Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top