PILPRES 2019: Kemeja Putih Jokowi ke KPU Jadi Daya Tarik, Pramono: Itu Pilihan Presiden

Kemeja putih lengan panjang dengan slogan "Bersih, Merakyat, Kerja Nyata" yang dikenakan Jokowi saat akan mendaftar ke KPU jadi daya tarik dan pusat perhatian.
Martin Sihombing | 10 Agustus 2018 20:34 WIB
Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menemui pendukungnya di Gedung Joang 45, Jakarta, Jumat (10/8/2018)./ANTARA FOTO - Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA -  Kemeja putih lengan panjang dengan slogan "Bersih, Merakyat, Kerja Nyata" yang dikenakan Jokowi saat akan mendaftar ke KPU jadi daya tarik dan pusat perhatian.

Politikus PDI Perjuangan yang juga Seskab Pramono Anung mengatakan kemeja putih  itu adalah pilihan Jokowi sendiri. "Baju sebenarnya, Presiden sendiri  yang memilih dari beberapa pilihan, beliau memilih tiga, baju warna putih yang dipakai pada momen berbeda-beda, kebetulan desainnya bagus ya," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Pramono mengatakan, ada tiga baju yang dipilih langsung oleh Jokowi, dan sepenuhnya Jokowi memilih sendiri termasuk pilihan diksi untuk Koalisi Indonesia Kerja. Menurut Pramono, Jokowi  menginginkan ada kostum khusus dengan warna putih untuk kesempatan istimewa tersebut.

"Ya Presiden yang menginginkan  kostum seperti itu, warna putih, seperti di Asian Games," ungkapnya.

Sementara Jokowi mengenakan kemeja berslogan, KH Ma'ruf Amin memilih menggunakan pin dengan desain yang serupa pada kemeja Jokowi bertuliskan Bersih, Merakyat, Kerja Nyata.

Pramono meyakini nantinya semua termasuk tim sukses dan simpatisan Jokowi-Ma'ruf Amin akan memakai kemeja berdisain serupa. "Kalau dipakai  capres cawapres biasanya ditiru oleh semuanya, begitu Gubernur DKI kotak-kotak, semuanya kotak-kotak. Semuanya pasti akan niru," ucapnya.

Pramono menjelaskan sebelumnya ada diskusi khusus terkait pemilihan brand tersebut,  ketika Jokowi menginginkan kata kerja digunakan sebagai dasar dari seluruh konsep program.

Sementara warna putih dipilih sebagai latar belakang utamanya, yang sebelumnya ada pilihan untuk disain kemeja putih dengan sablon hitam dan kemeja putih dengan sablon warna-warni.

"Ini kan era milineal, jadi baju itu harus menarik bagi siapa saja," ujarnya. Diskusi soal baju, kata Pramono sepenuhnya inisiatif dari Jokowi yang sebelumnya meminta beberapa alternatif, tetapi soal gagasan seluruhnya berasal dari Jokowi.

"Terakhir itu mungkin pilihan sembilan gambar, akhirnya tiga yang dipilih. Desainnya beliau sendiri," katanya.

Sumber : ANTARA

Tag : Pilpres 2019
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top