PILPRES 2019: Cawapres Jokowi Mr.M? Yenny Wahid Cerita Sosok Mahfud MD

Putri Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid mengatakan sosok anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD adalah salah satu figur yang dapat diterima keluarga besar Gus Dur untuk menjadi cawapres mendampingi Presiden Jokowi.
Newswire | 08 Agustus 2018 17:42 WIB
Dewan Pengarah Badan Ideologi Pembinaan Pancasila (BPIP) Mahfud MD menyampaikan orasi kebangsaan di Sanggar Prativi Building, Jakarta, Selasa (31/7/2018). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA -  Putri Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid mengatakan sosok anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD adalah salah satu figur yang dapat diterima keluarga besar Gus Dur untuk menjadi cawapres mendampingi Presiden Jokowi.

"Figur pak Mahfud bisa diterima keluarga Gus Dur. Termasuk figur lain seperti ibu Sri Mulyani, pak Moeldoko dan pak Airlangga Hartarto," ujar Yenny Wahid di Jakarta, Rabu.

Menurut Direktur Wahid Foundation itu, cawapres ideal Jokowi adalah figur yang dapat mengimbangi semangat Jokowi untuk bekerja.

Dia menilai setidaknya cawapres itu harus memiliki modal pengalaman di eksekutif, pengalaman profesional serta memiliki integritas serta moralitas yang bersih."Sehingga tidak butuh waktu lama menuntaskan Nawacita," ujar Yenny.

Wanita bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid itu mengatakan dari empat figur bakal cawapres Jokowi yang mengemuka yakni Mahfud MD, Sri Mulyani, Moeldoko dan Airlangga, masing-masing memiliki keunggulan sendiri.

"Saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian hukum, jadi di situ bisa dipenuhi pak Mahfud MD. Kalau untuk mengerti perekonomian ibu Sri Mulyani. Kalau pak Moeldoko, beliau punya ketegasan dan pak Airlangga punya kemampuan profesional," ujarnya.

Yenny menilai figur-figur itu adalah orang yang bisa bekerja mendampingi Presiden Jokowi. Figur tersebut juga tidak pernah terkena kasus hukum masa lalu.

"Intinya kita ingin kandidat yang tidak pernah terkena kasus hukum di masa lalu," ucap Yenny, menegaskan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Sumber : ANTARA
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top