Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejati DKI Kejar 30 Buronan Tindak Pidana Umum dan Khusus

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta masih memburu 30 buronan terkait kasus tindak pidana umum hingga tindak pidana khusus. Perburuah buronan itu dilakukan untuk mendukung Program Tangkap Buronan (Tabur) 31.1 Kejaksaan Agung.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 25 Juli 2018  |  16:57 WIB
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. -Bisnis.com - Samdysara Saragih
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. -Bisnis.com - Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA--Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta masih memburu 30 buronan terkait kasus tindak pidana umum hingga tindak pidana khusus. Perburuah buronan itu dilakukan untuk mendukung Program Tangkap Buronan (Tabur) 31.1 Kejaksaan Agung.

Kasipenkum Kejati DKI Nirwan Nawawi mengatakan Kejaksaan Negeri yang berada di bawah Kejati DKI berhasil menangkap 6 buronan sejak Program Tabur 31.1 dimulai sekitar 6 bulan lalu. Nirwan memastikan Kejati DKI tidak akan berhenti untuk memburu buronan sebanyak-banyaknya hingga akhir tahun ini.

"Jadi 6 orang buronan yang berhasil kami tangkap itu berasal dari 5 wilayah Kejati DKI. Sisa buronan yang kami kejar sampai saat ini sekitar 30 DPO terkait kasus pidana umum maupun pidana khusus. Kami akan terus kejar," tuturnya, Rabu (25/7/2018).

Menurutnya, Kejati DKI akan memfokuskan diri untuk menangkap para buronan yang melarikan diri hanya di Indonesia. Pasalnya, jika ada DPO yang melarikan diri ke luar negeri, maka mereka akan ditangani Tim Terpadu yang dipimpin Wakil Jaksa Agung Arminsyah.

"Kita harus melihat areanya dulu. Kalau ada buronan yang lari ke luar negeri, itu prioritasnya Tim Terpadu," katanya.

Dia menjelaskan Kejati DKI baru dapat menetapkan seorang tersangka sebagai buronan jika sudah tidak ada upaya hukum lain yang dilakukan tersangka. Nirwan memastikan Kejati DKI akan terus bekerja menangkap 30 buronan yang sudah menjadi target Kejaksaan.

"Kami terus bekerja. Semua buronan itu masih kami kejar," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hukum Kejati DKI
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top