Kemendikbud Luncurkan Platform Indonesiana

Sebagai salah satu bentuk perwujudan amanah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017, hari ini (3/7) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Kebudayaan meluncurkan Platform Indonesiana
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 03 Juli 2018 14:50 WIB
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. - kemdikbud.go.id

Bisnis.com, JAKARTA--Sebagai salah satu bentuk perwujudan amanah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017, Hari ini (3/7) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Kebudayaan meluncurkan Platform Indonesiana.

"Platform ini merupakan sebuah struktur hubungan terpola antar penyelenggara kegiatan budaya daerah di Indonesia yang dibangun secara gotong royong," ungkap Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan, pada acara Penandatangan Nota Kesepahaman Platform Kebudayaan Indonesia dan Penyerahan Dokumen PPKD, di Gedung A Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa (3/7).

Platform ini dirumuskan dengan memperhatikan gejala fragmentasi kegiatan budaya dan ketiadaan standar penyelenggara kegiatan budaya juga unsur gotong royong dalam penyelenggaraan kegiatan budaya yang seringkali tidak diperhitungkan.

"Pengembangan platform indonesiana merupakan kegiatan yang kompleks dan berkesinambungan dilaksanakan sekaligus pada tingkat nasional dan daerah serta pada tataran tata kelola dan penyelenggaraan," lanjut Hilmar.

Setelah melalui proses yang panjang, Kemendikbud bersama dengan Tim Indonesiana, pemerintah daerah dan komunitas. Maka, pada tahun 2018 di mulai pada 3 Juli 2018 diputuskan diadakannya 13 festival budaya di 9 wilayah.

Hari ini (3/7) Hilmar dan perwakilan daerah-daerah tempat diadakannya festival menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk pendampingan festival di daerah mereka.

Sembilan daerah tempat diadakannya festival budaya tersebut adalah sebagai berikut;

1. Belu, Nusa Tenggara Timur
Festival Fulan Fehan (3 Juli-Oktober 2018) dan Foho Rai (3-27 Juli 2018)

2. Gayo Lues, Aceh
Festival Budaya Saman (4 September-24 November 2018).

3. Jawa Tengah (Solo, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Klaten, Blora)
International Gamelan Festival (9-16 Agustus 2018).

4. Sulawesi Tengah (Sigi, Poso, Parigi, Moutong, Palu)
Bebunyian Sintuvu dari Sulawesi Tengah (10 Agutus-Oktober 2018)

5. Lebak, Banten
Festival Seni Multatuli (6-9 September 2018)

6. Sumatera Barat (Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, Sawahlunto, Payakumbuh, Pesisir Selatan)
Silek Art Festival (7 September-30 November 2018)

7. Blora, Jawa Tengah
Festival Folklor Blora (12-15 September 2018).

8. Ambon, Maluku
Amboina International Bamboowond Music Festival (24-27 Oktober 2018)

9. Tapanuli Utara, Sumatera Barat
Indonesia Weaving Festival (14-17 Oktober 2018).

 

Tag : kemendikbud, budaya
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top