Venue Asian Games Siap, Erick Thohir Ingin Fasilitas Publik Ikut Dibenahi

"Media asing ada 4.000 orang. Jangan sampai nanti tersorot hal-hal yang tidak baik. Ini yang saya minta pemerintah daerah Palembang dan Jakarta tolong segera mendorong persiapan-persiapan yang dibutuhkan terutama fasilitas publik," kata Erick Thohir.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 28 Juni 2018 16:25 WIB
Ketua Umum KOI, Erick Thohir dan Direktur Utama Indika Energy, Arsjad Rasjad mendatangani kontrak kerjasama untuk mendukung TIM Indonesia pada perhelatan Asian Games 2018, di Graha Mitra, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (28/6). (Nur Faizah - Bisnis)

Bisnis.com, JAKARTA -- Ketua Komite Penyelenggaraan Asian Games 2018, Erick Thohir mengatakan saat ini sarana dan prasarana venue untuk ajang Asian Games 2018 sudah siap untuk dipakai pesta olahraga Asia tersebut.

"Alhamdulillah sudah [siap], kemarin kan Pak Presiden sendiri meninjau langsung bersama dengan Setneg, Menpora lalu juga saya sendiri, dan Pak Basuki Menteri PUPR, melihat persiapan venue-venue, Alhamdulillah sudah on track," ungkap Erick Thohir saat ditemui di Graha Mitra, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Erick, mengatakan bahwa saat ini Pemerintah DKI sedang mendorong agar trotoar di daerah Sudirman bisa siap pada 31 Juli 2018. "Karena di daerah Sudirman itu akan menjadi tempat maraton, nanti helikopter datang menyorot kan jangan sampai kita tidak siap," tambahnya.

Apalagi dikatakan Erick bahwa mulai tanggal 1 Agustus para reporter dari media asing yang diperkirakan hadir sebanyak 4.000 media. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan semua pihak harus siap-siap, jangan sampai media-media asing yang hampir 4.000 orang, dan total menjadi 7.000 dengan media di Indonesia, tersorot hal-hal yang kurang baiknya.

"Media asing ada 4.000 orang. Jangan sampai nanti tersorot hal-hal yang tidak baik. Ini yang saya minta pemerintah daerah Palembang dan Jakarta tolong segera mendorong persiapan-persiapan yang dibutuhkan terutama fasilitas publik," tambahnya.

Erick juga mengharapkan segera diadakannya gladi resik untuk mengatur lalu lintas di Jakarta. "Kemarin saya dengar juga di Pondok Indah sudah diterapkan ganjil-genap, ya memang mohon maaf kalau ada yang merasa tidak nyaman, saya pun merasakan ketidaknyamanan tersebut, tapi ini semua kan untuk bangsa Indonesia, bukan karena individu, hal tersebut merupakan isu-isu kemacetan yang harus kita hadapi jangan sampai nanti pas Asian Games 2018 macet total," ungkapnya.

Dia mengingatkan bahwa pada saat Pesta Olahraga Asia itu Indonesia akan kedatangan 300.000 orang, sehingga persiapan gladi resik untuk menangani kemacetan lalu lintas sangatlah penting untuk segera dilakukan.

Tag : Asian Games 2018
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top