Gubernur Riau: Rugi, Kalau Tidak Ikut Pilkada

Jelang Pilkada serentak 2018 yang akan dilaksanakan 27 Juni, Gubernur Riau mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak suara dengan melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara.
Arif Gunawan | 25 Juni 2018 17:17 WIB
Ilustrasi: Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) dan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman (tengah) sebelum memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (31/5). - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, PEKANBARU -- Jelang Pilkada serentak 2018 yang akan dilaksanakan 27 Juni, Gubernur Riau mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak suara dengan melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara.

Gubernur Arsyadjuliandi Rachman mengatakan bila tidak memberikan hak suaranya di pilkada masyarakat akan rugi.

"Sebagai gubernur saya mengajak masyarakat untuk beramai-ramai datang ke TPS menggunakan hak pilihnya di pilkada seretak 27 Juni," katanya, Senin (25/6/2018).

Menurutnya hak pilih tersebut merupakan hak yang melekat kepada warga yang sudah memiliki hak pilih, ditandai dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan terdata di daftar pemilih tetap (DPT) di tempat tinggal masing-masing.

Dia menambahkan, pesta demokrasi pemilihan gubernur Riau ini hanya dilakukan sekali dalam lima tahun. Karena itu, masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya secara baik akan rugi.

"Pilkada ini kan sekali dalam lima tahun, kalau tidak gunakan hak pilih, akan rugi karena hak suara kita ikut menentukan nasib Riau ke depan," katanya.

Tag : Pilkada Serentak
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top