Feri Tenggelam di Danau Toba, 37 Korban Dievakuassi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sekitar 37 korban tenggelam KM Sinar Bangun telah dievakuasi sejumlah kapal perahu di sekitar lokasi terdekat perairan Danau Toba Sumatera Utara.
Martin Sihombing | 19 Juni 2018 04:01 WIB
Perahu motor melintasi perairan Danau Toba menuju pulau Samosir, Sumatra Utara, Rabu (4/4). - Antara/Anis Efizudin

Bisnis.com, JAKARTA -  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sekitar 37 korban tenggelam KM Sinar Bangun telah dievakuasi sejumlah kapal perahu di sekitar lokasi terdekat perairan Danau Toba Sumatera Utara.

Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui situs resmi "www.bnpb.go.id" di Jakarta, Senin (18/6/2018), menyebutkan kondisi korban yang dievakuasi belum diketahui."Korban sementara sudah berhasil dievakuasi," kata Sutopo.

Situs resmi BNPB itu mengungkapkan KM Sinar Bangun hendak menyeberang dari Pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tigaras Parapat pada Senin (18/6).

Menhub Budi Karya berencana besok, Selasa (19/6/2018), berangkat ke Danau Toba untuk melihat langsung lokasi kejadian, serta mengambil langkah pencegahan agar peristiwa seperti itu tidak terulang lagi.

"Sering kali dalam berbagai kesempatan saya sampaikan, jangan membawa penumpang melebihi kapasitas," kata dia.

Budi Karya mengatakan dalam pelayaran, sebenarnya ada dua hal saja yang harus dipatuhi. Pertama jangan membawa penumpang hingga melebihi kapasitas kapal, dan kedua adalah selalu menyiapkan jaket pelampung.

Kapal KM Sinar Bangun yang mengangkut 70 penumpang tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/06/2018), sekitar pukul 17.30 WIB.

Cuaca Buruk
Sekitar pukul 17.30 WIB, kapal motor yang diperkirakan mengangkut 80 orang itu tenggelam di perairan Danau Toba atau sekitar satu mil dari Pelabuhan Tigaras, diduga akibat cuaca buruk.

Sebuah kapal ferry yang melintasi sekitar lokasi kejadian menyelamatkan tiga korban yang dibawa ke Puskesmas Sipintuangin, tetapi korban lainnya belum ditemukan karena jarak tempat kapal tenggelam jauh dari perlintasan kapal ferry.

Petugas gabungan berupaya mencari korban lainnya dengan melibatkan Basarnas, TNI Angkatan Laut dan kepolisian.

Korban lainnya yang berhasil dievakuasi KMP Sumut 2 sebanyak tiga orang selamat dan KMP Sumut 1 terdiri dari dua orang selamat, serta seorang meninggal dunia berjenis kelamin perempuan dibawa ke Puskesmas Simalungun.

Kapal kayu Sinta Damai juga menyelamatkan 14 orang, tetapi  belum diketahui kondisi terakhir dari para korban kapal tenggelam itu.

BNPB juga menginformasikan korban selamat yang berada di Simamindo mencapai 15 orang.

Tag : kapal tenggelam
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top