Kapal Italia Pengangkut Migran Tiba di Spanyol

Kabar24.com, VALENCIA -- Kapal pertama dalam konvoi yang membawa total 629 migran yang diselamatkan telah tiba di pelabuhan Valencia, Spanyol, pada Minggu (17/6/2018) setelah pelayaran selama 9 hari, meski demikian kedatangan mereka disambut dengan perdebatan sengit antar negara Uni Eropa terkait penanganan imigrasi.
Nirmala Aninda | 17 Juni 2018 14:29 WIB
Ilustrasi: Paspor Imigran China - Reuters/Stefano Rellandini

Kabar24.com, VALENCIA -- Kapal pertama yang membawa total 629 migran yang diselamatkan telah tiba di Pelabuhan Valencia, Spanyol, pada Minggu (17/6/2018) setelah pelayaran selama 9 hari. 

Meski demikian, kedatangan mereka disambut dengan perdebatan sengit antarnegara Uni Eropa terkait dengan penanganan imigrasi.

Dilansir melalui Reuters, Spanyol turut andil dalam membantu kelompok migran yang mayoritas berasal dari negara Afrika sub-sahara tersebut dengan kapal Aquarius yang berjarak 700 mil laut, setelah ditolak bersandar oleh Italia dan Malta.

Sebuah kapal penjaga pantai Italia yang ikut mengangkut beberapa penumpang Aquarius tiba setelah fajar di pelabuhan timur Spanyol, di mana sekitar 2.320 staf termasuk relawan, penerjemah, dan petugas kesehatan telah menunggu.

Polisi berseragam berjaga di sekitar pelabuhan mendampingi petugas dengan pakaian putih dan menggunakan masker pelindung menyambut rombongan pertama migran untuk turun dari kapal.

Kapal Aquarius yang dijalankan oleh badan amal Jerman-Perancis, diperkirakan tiba sekitar 07.00 GMT, dengan 106 penumpang yang tersisa.

Keikutsertaan Aquarius dalam penyelamatan migran tersebut menegaskan pandangan pemerintahan baru Italia terhadap kebijakan anti-migrannya. Sementara Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez yang baru menjabat lebih dari sepekan menunjukkan sikap yang lebih liberal.

Aksi kapal Aquarius secara tidak langsung turut menunjukkan kegagalan Uni Eropa dalam sikap dan pandangan mereka terhadap kebijakan mengenai sejumlah besar manusia yang melarikan diri dari kemiskinan dan konflik.

"Orang-orang datang ke Eropa mencari nilai-nilai solidaritas dan dukungan dari Eropa," ujar Sekretaris Jenderal Palang Merah Elhadj As Sy pada konferensi pers di Valencia, Sabtu (16/6/2018).

Pejabat Palang Merah Spanyol mengatakan 7 wanita hamil yang ada di atas kapal tersebut akan segera dijemput untuk check-up serta 123 anak di bawah umur yang ikut di dalam rombongan akan menerima bantuan psikologis.

Sikap anti-migran melonjak di Italia setelah lebih dari 600.000 pengungsi tiba di pantainya selama lima tahun terakhir, jumlahnya masih lebih sedikit dari yang datang ke Spanyol namun meningkat cepat.

Sikap tersebut mendorong partai sayap kanan Italia, League, masuk ke dalam pemerintahan koalisi.

Sebagian besar orang Spanyol mendukung gagasan untuk menyambut dan membantu mengintegrasikan pengungsi.

Lembaga survei mengatakan, hal ini memungkinkan Sanchez, seorang sosialis, untuk menawarkan kebijakan yang ramah migran kepada masyarakat yang merasa pemerintah sebelumnya tidak cukup membantu.

Perancis, yang mencela Italia karena menolak Aquarius, telah menawarkan diri untuk menampung pengungsi yang memenuhi syarat suaka dan ingin pergi ke negaranya.

Kapal terakhir dalam konvoi dijadwalkan tiba sekitar 10.00 GMT.

 

Tag : uni eropa, migran
Editor : Maria Yuliana Benyamin

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top