Diduga Hilang, Perwira Angkatan Udara Ini 30 Tahun Hidup Dengan Identitas Palsu

Dikira hilang karena top secret clearance alias pembersihan rahasia sejak tahun 80-an, seorang perwira Angkatan Udara AS ditangkap di California setelah selama 30 tahun memalsukan identitas dirinya.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 12 Juni 2018 13:21 WIB
William Howard Hughes Jr. - media.defense.gov

Bisnis.com, JAKARTA--Dikira hilang karena top secret clearance alias pembersihan rahasia sejak tahun 80-an, seorang perwira Angkatan Udara AS ditangkap di California setelah selama 30 tahun memalsukan identitas dirinya.

Hal ini disampaikan langsung Kantor Investigasi Khusus Angkatan Udara AS di situs resmi mereka www.osi.af.mil.

Perwira Angkatan Udara ini berpangkat Kapten ketika dia menghilang. Bernama asli William Howard Hughes Jr., ia terakhir diketahui keberadaannya saat menarik uang sebesar US$28.500 dari 19 ATM di New Mexico pada Juli 1983.

"Pada 6 Juni 2018, Kantor Investigasi Khusus Detasemen 303 Agen Khusus Angkatan Udara yang berpangkalan di Pangkalan Angkatan Udara Travis, California, menangkap buronan Angkatan Udara Kapten William Howard Hughes, Jr di kediamannya di California tanpa insiden," ungkap Pejabat Angkatan Udara AS dalam keterangan resminya seperti dikutip People, Senin (11/6/2018).

Hughes Jr. hidup dengan nama baru Barry O’Beirne. Pihak berwenang menemukan Hughes Jr. selama penyelidikan penipuan paspor dan mengkonfrontasinya tentang ketidakkonsistenan identitas. Hughes Jr. kemudian mengakui bahwa namanya bukan O'Beirne.

Dia mengatakan kepada para pejabat bahwa dia "tertekan" ketika berada di Angkatan Udara dan memutuskan untuk pergi. Dia mengatakan dia telah tinggal di California sejak saat itu.

Hughes Jr. memiliki izin "Top Secret atau Single Scope Background Investigation" pada saat dia menghilang. Pada waktu Hughes menghilang, pihak berwenang bersama dengan pejabat penegak hukum internasional mewawancarai teman dan rekan kerjanya. Tetapi upaya mereka tidak membuah hasil.

Dulu, sang Kapten ini ditugaskan di Pusat Pengujian dan Evaluasi Operasional Angkatan Udara, Kirtland AFB, N.A. Tugasnya adalah melalukan perencanaan dan analisis rahasia dari komando, kontrol, dan sistem pengawasan komunikasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO.

Hughes Jr. yang masih lajang, dikirim ke Belanda pada 18 Juli 1983, untuk bekerja dengan petugas NATO dalam operasi pesawat pengintai pengawasan udara dan pengawasan elektronik. Dia kembali ke Albuquerque pada 1 Agustus. Tapi setelah pergi ke Eropa, dia tidak pernah terlihat lagi. Pada 9 Desember 1983, Angkatan Udara secara resmi menyatakan dia seorang desertir yang lari meninggalkan dinas ketentaraan.

Saat ini, Hughes Jr. didakwa dengan desersi dan ditahan di Pangkalan Angkatan Udara Travis di California, menunggu persidangan pra-sidang.

Sumber : www.osi.af.mil/people.com

Tag : internasional
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top