Libur Lebaran: Menkes Ancam Potong Gaji Jika Karyawan Mangkir Pascalebaran

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengancam akan memotong gaji para karyawan kementerian tersebut jika mangkir saat masuk kerja pascalebaran. Hal itu diungkapkan olehnya saat melepas rombongan mudik bersama karyawan Kementerian Kesehatan, Jumat (8/6/2018).
MG Noviarizal Fernandez | 08 Juni 2018 15:29 WIB
Menteri Kesehatan Nila Moeloek. - www.kemkes.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengancam akan memotong gaji para karyawan kementerian tersebut jika mangkir saat masuk kerja pascalebaran.

Hal itu diungkapkan olehnya saat melepas rombongan mudik bersama karyawan Kementerian Kesehatan, Jumat (8/6/2018).

“Ingat, kita libur sudah panjang sekali. Jadi saat hari pertama masuk kerja, semua harus masuk. Jangan sampai tidak masuk, nanti saya potong gajinya,” ujarnya di hadapan peserta mudik bersama.

Dia juga berpesan agar para sopir bus selalu berhati-hati saat mengemudikan kendaraan sehingga semua penumpang dapat tiba dengan selamat ke tempat tujuan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Untung Sutarjo mengatakan kegiatan mudik bersama itu telah dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan sejak 2013. Tahun ini,kementerian itu menyiapkan 37 bus dengan kapasitas 1.490 dengan perincian 25 bus atau 1.010 kursi untuk arus mudik dan 12 bus atau 480 kursi untuk aris balik.

Menurutnya, bila dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini jumlah bus mudik dan balik lebih banyak karena tahun lalu yang 32 bus yang disiapkan untuk arus mudik dan balik.” Saat ini kondisi kursi terisi semua,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, untuk menjamin keamanan dan keselamatan penumpang peserta mudik, seluruh bis telah dicek kondisinya, bahkan para pengumudi dan kondektur juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan melalui pemeriksaan tekanan dan gula daerah, serta tes urin di Poliklinik Kementerian Kesehatan.

Tag : lebaran
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top