Tanri Abeng: Indonesia Krisis Pemimpin, Bukan Ekonomi

Melihat kondisi ekonomi dan politik Indonesia, Tanri Abeng si Manajer Rp1 Miliar angkat bicara. Menurutnya, krisis utama Indonesia bukanlah pada bidang ekonomi tetapi kepemimpinan.
Rinaldi Mohammad Azka | 08 Juni 2018 03:52 WIB
Tanri Abeng - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Melihat kondisi ekonomi dan politik Indonesia, Tanri Abeng si Manajer Rp1 Miliar angkat bicara. Menurutnya, krisis utama Indonesia bukanlah pada bidang ekonomi tetapi kepemimpinan.

Pria berusia 76 tahun ini mengungkapkan banyak pemimpin di Indonesia yang tidak didukung lingkungannya sehingga tidak dapat membawa perubahan dengan baik.

"Indonesia itu krisis kepemimpinan, ambil contoh kita tidak pernah memiliki suksesi kepemimpinan, ganti presiden kebijakan lama diganti," ungkapnya saat ditemui Bisnis di Jakarta pada Kamis (7/6/2018).

Dia memberi contoh bagaimana pemerintahan Malaysia dan Singapura yang selalu menyiapkan suksesi kepemimpinan untuk meneruskan estafet.

Malaysia saat ini memiliki Mahatir Mohammad sebagai perdana menteri. Walaupun pemerintahannya masih berjalan, ia sudah menyiapkan Anwar Ibrahim sebagai perdana menteri selanjutnya.

Permasalahan utama di Indonesia adalah bukan pemimpin yang lemah, tetapi bagaimana kerja sama dapat dibangun.

Dia lalu membandingkan pemerintah di era kepemimpinan Presiden ke-3 BJ Habibie saat krisis ekonomi terjadi. Habibie membangun kerja sama dengan menteri-menterinya untuk menyelesaikan satu persatu masalah bangsa.

"Untuk kebijakan ekonomi saat ini, Habibie membentuk tim yang dipimpin langsung olehnya untuk menyelesaikan permasalahan negeri," paparnya.

Habibie pun mempertahankan 80% menteri era Soeharto untuk tetap menyokongnya menyelamatkan bangsa. Hal ini berbeda dengan konsep pemerintahan saat ini.

Usaha-usaha pemerintah selalu terhambat kepentingan politik. "Pemerintahan kita itu sudah bagus tapi politik tidak mendukung," tegasnya.

Mantan menteri BUMN pertama ini menyatakan kepemimpinan adalah kunci untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Indonesia. Pemimpin yang baik juga tidak dapat berjalan jika tidak didukung kerja sama dari berbagai pihak.

Tag : krisis ekonomi, krisis kepemimpinan, Tanri Abeng
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top