Perbaiki Sistem Perencanaan & Penganggaran, Kemenristekdikti Luncurkan SIRenang

Kemenristekdikti meluncurkan SIRenang (Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran), langkah untuk memperbaiki sistem perencanaan dan penganggaran.
Yusran Yunus | 18 April 2018 17:02 WIB
Menristekdikti Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) meluncurkan SIRenang (Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran).

SIRenang merupakan sistem online terintegrasi untuk perencanaan program dan anggaran di lingkup Kemenristekdikti. Sistem ini dirancang untuk memperbaiki sistem akuntabilitas khususnya di bidang perencanaan dan penganggaran.

Sekjenb Kemenristekdikti Ainun Na'im mengatakan sistem yang baru ini sebagai bentuk self disruption  dimana Kemenristekdikti melakukan penggantian sistem yang lama dengan sistem yang baru dengan memanfaatkan teknologi digital.

"Selama ini dalam pembahasan program kerja dan anggaran kita melakukan banyak rapat dengan mengundang semua satuan kerja (satker) di Kemenristekdikti. Sistem ini akan mengurangi banyak kegiatan rapat yang menghabiskan banyak biaya sehingga lebih efisien," ujarnya saat peluncuran SIRenang di Kemenristekdikti, Jakarta, pada Rabu (18/4/2018).

SIRenang juga mengurangi penggunaan kertas sehingga ikut mendukung pelestarian lingkungan. Selain itu, dapat mendongkrak tingkat transparansi dan akuntabilitas.

Dengan begitu, melalui SIRenang proses perencanaan lebih terintegrasi dan sistem ini akan menghubungkan satker daerah dengan satker pusat.

SIRenang juga memberikan fasilitas komunikasi yang lebih baik antara satker daerah dengan satker pusat, dimanasatker pusat dengan Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal yang bertugas melakukan penelitian serta Inspektorat Jenderal bertugas melakukan review terhadap program dan anggaran.

"Nantinya masing-masing satker mengunggah rencana kerja program dan anggarannya. Kemudian eselon I yang bertanggung jawab melakukan evaluasi kemudian disampaikan ke Sekretariat Jenderal untuk dilaporkan ke Kementerian Keuangan," ujarnya.

Dalam acara peluncuran yang dihadiri seluruh pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) di Indonesia, Ainun juga mengimbau para pimpinan agar melihat dan mengkritisi perencanaan dan anggaran di satkernya masing-masing.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenristekdikti

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top