Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Survei KedaiKOPI: Elektabilitas Jokowi Tertinggi, Gatot Cawapres Favorit

Survei Nasional Opini Publik 2018 Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) menunjukkan hasil elektabilitas Jokowi merupakan yang tertinggi, Gatot Nurmantyo sebagai Cawapres favorit
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 15 April 2018  |  08:30 WIB
Survei KedaiKOPI: Elektabilitas Jokowi Tertinggi, Gatot Cawapres Favorit
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Jenderal Purn. Gatot Nurmantyo. - Reuters/Beawiharta
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Survei Nasional Opini Publik 2018 Lembaga Survei KedaiKOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) menunjukkan hasil elektabilitas Jokowi merupakan yang tertinggi, Gatot Nurmantyo sebagai Cawapres favorit dan TGB Zainul Madji paling religius.

Survei ini menampilkan elektabilitas sejumlah nama calon presiden dan wakil presiden.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio menuturkan dalam survei tersebut, nama Joko Widodo saat disandingkan dengan sejumlah nama masih dominan (48,3%) diikuti Prabowo Subianto (21,5%), Gatot Nurmantyo (2,1%) lalu TGB Zainul Madji, Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono yang sama-sama mendapatkan 1,1% suara.

“Jadi jika Jokowi, rematch hari ini menghadapi Prabowo, maka ia tetap lebih unggul,” kata Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio, Sabtu (14/4).

Pada pertanyaan terbuka Jokowi juga berada pada posisi teratas top of mind masyarakat sebagai calon presiden (35,1%), sedang Prabowo berada posisi berikutnya dengan 12,0%.

Lalu diikuti sejumlah nama lainnya, Gatot Nurmantyo (1,1%), Agus Harimurti Yudhoyono (0,7%), TGB Zainul Madji (0,5%) dan SBY (0,5%).

“Nama-nama lainnya tak sampai 0,5% ada Hari Tanoe, Anies Baswedan dan Edy Rahmayadi,” tambah Hendri.

Menurutnya, sejauh ini kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo masih tinggi.

Sampai saat ini, 66,5% publik mengaku puas pada pemerintahan Joko Widodo terutama pada bidang kesehatan, infrastruktur, pendidikan dan hubungan luar negeri, hanya 33,5% yang menyatakan tidak puas.

Sementara itu, Direktur Lembaga Survei KedaiKOPI, Vivi Zabkie mengatakan bahwa untuk posisi Wakil Presiden, Gatot Nurmantyo menjadi favorit.

Saat ditanya, diantara nama-nama berikut siapakah yang akan Anda pilih menjadi Wakil Presiden Indonesia mendatang, hasilnya sebanyak 17,5% memilih Gatot Nurmantyo.

Lalu diikuti Agus Harimurti Yudhoyono 8,7%, Anies Baswedan 8,6%, TGB Zainul Madji 6,2%, Abraham Samad 4,1%, Tito Karnavian 3,9%, Muhaimin Iskandar 1,7%, Rizal Ramli 1,1% dan nama nama lainnya.

Saat publik diajukan pertanyaan terbuka, bila pemilihan presiden dilakukan hari ini, siapa yang akan anda pilih sebagai Wakil Presiden? 4,6% responden menyebut nama Gatot Nurmantyo.

Nama lain yang menempati top of mind publik sebagai calon wakil presiden adalah TGB Zainul Majdi 4,4% dan Agus Harimurti Yudhoyono 4,3%.

“Ini adalah tiga nama teratas yang dipikirkan masyarakat sebagai calon walaupun sebagian besar masyarakat belum memutuskan soal calon wakil presiden ini 53,5%,” jelas Vivi.

Vivi menambahkan melalui survei tersebut masyarakat setuju jika presiden setidaknya memiliki 5 karakter yakni kompeten, jujur dan dapat dipercaya, perhatian terhadap rakyat, santun dan religius.

“Dengan melihat karakter ini ada sejumlah nama yang dianggap mewakili, selain Jokowi, Prabowo dan Gatot, maka TGB Zainul Madji masuk dalam kriteria ini," tambah Vivi.

Rata-rata dari 5 karakter itu, Jokowi selalu menempati rangking pertama kecuali, kriteria religius yang predikatnya diberikan publik kepada Gubernur NTB TGB Zainul Madji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi survei capres Gatot Nurmantyo
Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top