Prabowo Capres, Jokowi: Kita Hormati, Strategi Saya? Masih Jauh Ah

Keputusan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra Prabowo Subianto mencalonkan diri sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 dihargai dan dihormati calon lawannya Joko Widodo atau Jokowi.
Newswire | 13 April 2018 15:12 WIB
Presiden Joko Widodo berboncengan dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menggunakan motor listrik menyapa warga Asmat saat kunjungan kerja di Kampung Kaye, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Kamis (12/4/2018). - Antara/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Keputusan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia  Raya atau Gerindra Prabowo Subianto  mencalonkan diri sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 dihargai dan dihormati calon lawannya Joko Widodo atau Jokowi.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya saat diberi mandat oleh partainya untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Mandat tersebut diberikan Gerindra kepada Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerindra yang berlangsung di rumahnya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018).

Jokowi, yang kini Presiden Indonesia, akan maju sebagai petahana di Pilpres 2019 mendapatkan dukungan dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), PDI-P, PPP, Partai Golkar, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Hati Nurani Rakyat. Sementara, Prabowo yang  menjadi lawan  Jokowi di Pilpres 2014 dan kalah, baru mendapatkan dukungan dari partainya sendiri, Gerindra.

PKS, PAN, PKB, PBB, dan PKPI  belum memperlihatkan sikap tegas. PKS, PBB dan PAN nampaknya akan berkoalisi ke kubu Prabowo, sedangkan PKB dan PKPI akan berkoalisi ke Jokowi. Namun, semua masih mungkin untuk berubah. Lantaran, Pilpres 2019 masih lama.

Ketika dimintai tanggapannya oleh para wartawan saat meninjau program padat karya tunai di Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Jumat (13/4/2018), yang disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin,  presiden menyatakan penghormatan dan penghargaan atas keputusan Partai Gerindra.

"Kita sangat menghormati dan menghargai apa yang  diputuskan oleh Partai Gerindra untuk mencalonkan kembali Bapak Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2019-2024," ujar Presiden.

Kendati demikian, Presiden  mengaku,  pihaknya belum mempersiapkan strategi khusus untuk berkompetisi di Pilpres 2019. Saat ini, yang masih menjadi fokus Kepala Negara,  bekerja dan menjalankan program-program pemerintahan. "Ini masih jauh, masih panjang," tuturnya.

Selain itu, Kepala Negara juga menyatakan siap mengikuti segala aturan main yang akan ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Salah satu aturan dimaksud misalnya soal pemberian sepeda yang biasa dibagikan pada saat kunjungan kerja Presiden.

"Kalau aturannya sudah ditentukan oleh KPU, misalnya bagi sepeda enggak boleh, bawa pesawat enggak boleh, ya kita taati aturan itu," ucapnya.

Sumber : ANTARA

Tag : emas
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top