Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wakil Ketua MPR Dilantik Tanpa Dihadiri PPP

Sidang paripurna MPR resmi menetapkan tiga wakil ketua MPR tanpa dihadiri Partai Persartuan Pembangunan (PPP).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 26 Maret 2018  |  15:11 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo (ketiga kiri) didampingi Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (kiri), Utut Adianto (kedua kiri), Fadli Zon (ketiga kanan), Agus Hermanto (kedua kanan) dan Fahri Hamzah (kanan) saat memimpin Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/3).  - Antara
Ketua DPR Bambang Soesatyo (ketiga kiri) didampingi Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (kiri), Utut Adianto (kedua kiri), Fadli Zon (ketiga kanan), Agus Hermanto (kedua kanan) dan Fahri Hamzah (kanan) saat memimpin Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/3). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Sidang paripurna MPR resmi menetapkan tiga wakil ketua MPR tanpa dihadiri Partai Persartuan Pembangunan (PPP).

Dalam sambutannya, Ketua MPR Zulkifli menyatakan dengan tidak hadirnya unsur PPP maka sidang paripurna tersebut dihadiri oleh sembilan fraksi yang ada di MPR ditambah kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Zulkifli mengumumkan PPP telah memasukkan surat izin untuk tidak menghadiri sidang paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/3/2018).

Ketidakhadiran fraksi tersebut tidak mengurangi keabsahan penetapan maupun pelantikan tiga wakil ketua MPR. Sebelumnya MPR telah menggelar rapat gabungan untuk mempersiapkan acara pelantikan pimpinan MPR.

Ketiga pimpinan MPR yang dilantik itu masing-masing Ahmad Basarah (PDIP), Ahmad Muzani (Gerindra), dan Muhaimin Iskandar (PKB). Penetapan tersebut dilakukan pasca berlakunya UU Nomor 2/2018 tentang MD3.

Dengan pelantikan itu berarti Mahyudin (Golkar) tidak jadi diganti dengan Titiek Soeharto meski Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto telah menyetujuinya.

Demikian juga dengan Oesman Sapta Odang (OSO) yang tidak jadi diganti dari posisinya dengan Ahmad Muqowam sebagai wakil ketua MPR meski dia juga menjabat sebagai ketua DPD.

Acara pelantikan itu turut dihadiri dihadiri sejumlah petinggi parpol seperti Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Menkumham Yasonna Laoly, Menpora Imam Nachrowi, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, hingga Menko PMK Puan Maharani.

Sekretaris Jenderal MPR Ma'ruf Cahyono membacakan pelantikan Basarah, Muzani, dan Muhaimin sebagai pimpinan MPR.

"Menetapkan penambahan pimpinan MPR masa jabatan 2014-2019, masing-masing: Kesatu, Ahmad Basarah sebagai wakil ketua MPR dari unsur fraksi PDIP. Kedua, Ahmad Muzani sebagai wakil ketua MPR dari unsur fraksi Gerindra. Ketiga, Muhaimin Iskandar sebagai wakil Ketua MPR dari unsur PKB ," ujar Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono.

Setelah pembacaan surat keputusan, acara pelantikan dilanjutkan dengan pengucapan sumpah Pimpinan MPR baru yang dipandu Ketua MA Hatta Ali.

Ahmad Basarah merupakan anggota DPR periode 2009-2014 dan 2014-2019. Basarah saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP di MPR. Di DPP, Basarah menjabat sebagai Wasekjen PDIP.

Muhaimin Iskandar saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PKB. Mantan Menakertrans itu juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR periode 1999- 2004 dan 2004-2009.

Sedangkan Muzani saat ini menjabat sebagai Sekjen Gerindra. Sebelum dilantik menjadi Wakil Ketua MPR, Muzani juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra di DPR.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wakil ketua mpr UU MD3
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top