Tokyo Sesalkan Pemecatan Menlu Tillerson. Korsel Tunggu Aksi Pompeo

Menteri luar negeri Jepang mengatakan, Rabu (14/3/2018) bahwa dia secara pribadi menyesalkan kepergian Menlu AS yang disebutnya sebagai sosok yang tulus dan dapat dipercaya.
Saeno | 14 Maret 2018 15:43 WIB
Donald Trump dan Rex Tillerson saat rapat kabinet di Gedung Putih. - Reuters

Kabar24.com, TOKYO / SEOUL - Pemecatan Menlu AS Rex Tillerson oleh Presiden Trump memancing komentar dunia.

Menteri luar negeri Jepang mengatakan, Rabu (14/3/2018) bahwa dia secara pribadi menyesalkan kepergian Menlu AS yang disebutnya sebagai sosok yang tulus dan dapat dipercaya.

Tillerson dilengserkan dari kursi menteri luar negeri AS menjelang pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Trump memecat Tillerson pada Selasa setelah serangkaian keresahan publik terkait kebijakan Korea Utara dan isu lainnya. Trump mengganti Tillerson dengan menunjuk direktur badan interlijen AS CIA Mike Pompeo menjadi menlu.

Mike Pompeo/Reuters-Eric Thayer

"Dia [Tillerson] adalah rekan yang tulus dan dapat dipercaya, saya pikir kami akan menangani masalah Korea Utara bersama. Secara pribadi saya menyayangkan situasi yang telah berkembang," kata Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono kepada wartawan di Tokyo.

"Yang pasti, Amerika memegang kunci itu, jadi saya ingin bertemu Menlu penggantinya dan bertukar pandangan tentang Korea Utara dan hal-hal lain," kata Kono.

Kritikus menyatakan kecemasannya atas keputusan untuk menukar para diplomat terkemuka begitu cepat sebelum pertemuan penting  yang belum pernah terjadi sebelumnya antara Kim dan Trump.

Kritikus khawatir Pompeo akan mendorong Trump untuk bersifat agresif terhadap Korea Utara.

Pejabat Korea Selatan, yang minta namanya disembunyikan, mengatakan bahwa Pompeo memiliki pandangan keras terhadap Korea Utara. Meski begitu, dia menyebutkan bahwa Pompeo adalah politisi berpengalaman dan tahu bagaimana cara berkompromi.

"Kami sadar bahwa Pompeo adalah salah satu yang bersuara keras terkait tindakan militer dan suaranya didengar Trump, namun banyak hal telah berubah," kata seorang pejabat senior Korsel, merujuk pembicaraan antar-Korea yang akan datang dan prospek pertemuan puncak Kim-Trump. "Jadi, kita lihat saja nanti," ujarnya.

Sumber : Reuters

Tag : as, Donald Trump
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top