Aneh, Ratusan Dokter di Kanada Malah Protes Kenaikan Gaji

Sebanyak lebih dari 500 dokter dan dokter residen, berikut lebih dari 150 mahasiswa kedokteran, ramai-ramai menandatangani surat untuk memprotes kenaikan gaji mereka.
Renat Sofie Andriani | 07 Maret 2018 16:21 WIB
Ilustrasi - hrinc.com

Kabar24.com, JAKARTA – Sebanyak lebih dari 500 dokter dan dokter residen, berikut lebih dari 150 mahasiswa kedokteran, ramai-ramai menandatangani surat untuk memprotes kenaikan gaji mereka.

“Kami, para dokter di Quebec yang percaya pada sistem publik yang kuat, menentang kenaikan gaji baru-baru ini yang dinegosiasikan oleh federasi medis kami,” tulis mereka dalam surat publik tersebut.

Mereka merasa tersinggung karena menerima kenaikan gaji, saat para perawat dan pasien harus berjuang dalam kondisi yang sulit.

Surat itu mengungkapkan bahwa kenaikan gaji tersebut semakin mengejutkan karena perawat, juru tulis, dan profesional lainnya menghadapi kondisi kerja yang sangat sulit.

“Sementara itu, pasien kami menghadapi minimnya akses terhadap layanan yang dibutuhkan karena pemangkasan drastis dalam beberapa tahun terakhir dan pemusatan kekuasaan di Kementerian Kesehatan,“ jelas mereka.

“Satu-satunya hal yang tampaknya kebal terhadap pemangkasan adalah remunerasi kami,” lanjut mereka, seperti dikutip CNBC.

Menurut situs resmi pemerintah setempat, Kanada memiliki sistem kesehatan masyarakat yang menyediakan cakupan universal untuk layanan perawatan kesehatan yang diperlukan secara medis dan disediakan berdasarkan kebutuhan, alih-alih kemampuan untuk membayar.

Sebanyak 213 dokter umum, 184 spesialis, 149 dokter medis residen, dan 162 mahasiswa kedokteran menginginkan agar uang yang digunakan untuk kenaikan gaji mereka dikembalikan ke sistem.

Mereka percaya ada cara untuk mendistribusikan kembali sumber daya sistem kesehatan Quebec untuk memajukan kesehatan penduduk serta memenuhi kebutuhan pasien tanpa memaksa para pekerja bekerja terlalu keras.

“Kami, dokter di Quebec, meminta agar kenaikan gaji yang diberikan kepada dokter dibatalkan dan bahwa sumber daya sistem didistribusikan dengan lebih baik untuk kebaikan petugas layanan kesehatan serta untuk memberikan layanan kesehatan yang layak bagi masyarakat Quebec,” tegas mereka.

Médecins Québécois pour le Régime Public (MQRP), yang menerbitkan surat publik tersebut di atas, juga mempublikasikan sebuah surat pada 17 Februari yang menentang kenaikan gaji untuk dokter spesialis. MQRP menyebut kenaikan gaji ini sebagai hal yang ‘tidak pantas’.

Pada 1 Februari, MQRP juga menerbitkan sebuah surat yang mengecam kondisi kerja para perawat.

“Perawat kelelahan karena beban kerja yang berat. Mereka berpendapat bahwa kekurangan staf dan kelelahan yang disebabkan oleh perpanjangan waktu yang berulang, kadang diwajibkan karena kurangnya penggantian tim, berdampak pada keamanan perawatan pasien,” jelas mereka dalam surat tersebut.

 

 

Tag : kanada, dokter
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top