Di Depan Ribuan Mahasiswa, Moeldoko: Innovate or die!

Disaksikan ribuan mahasiswa Makassar, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko melempar tantangan kunci agar anak muda harus berani berinvosi.
Jaffry Prabu Prakoso | 27 Februari 2018 20:52 WIB
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko (kedua kanan) berbicangan dengan Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali (kanan), Ketua Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila Yudi Latif (kiri), dan Deputi I Kantor Staf Presiden Darmawan Prasodjo (kedua kiri) sebelum rapat dengar pendapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/2/2018). - Antara/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA – Disaksikan ribuan mahasiswa Makassar, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko melempar tantangan kunci agar anak muda  berani berinvosi.

“Innovate or die! Ayo berinovasi atau mati terlindas perubahan,” kata Moeldoko dalam  siaran persnya, Selasa (27/2/2018).

Panglima TNI 2013-2015 ini mengingatkan generasi muda tentang cepatnya tantangan digitalisasi, teknologi robot, serta kecerdasan artisial lainnya. Pemerintah kini telah memiliki desain dan cetak biru konkret menuju Indonesia Emas 2045.

“Presiden Jokowi memiliki arah pembangunan untuk mempersiapkan Indonesia dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digitalisasi dan masa depan,” jelasnya.

Tiga arah pembangunan itu yakni pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, sumber daya manusia dan aparatur yang unggul, serta meningkatkan daya saing dan pengaruh Indonesia di panggung internasional.

Kepala Staf Kepresidenan mengingatkan agar anak muda jangan minder bersaing di pentas global. Hal ini karena Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan tercepat ke-4 di antara negara-negara anggota G20.

Dia memaparkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia didorong oleh perbaikan iklim kemudahan berusaha. Indeks kemudahan Indonesia naik 50 tingkat dalam lima tahun terakhir. Jumlah wirausahawan juga meningkat dua kali lipat dibandingkan 2014.

Moeldoko menggarisbawahi dengan sistem politik seperti saat ini, siapapun bisa menjadi apapun, di manapun, dan kapanpun. “Mungkin di masa depan, usia presiden kita pun akan semakin muda. Karena itu, anak muda Indonesia jangan jadi generasi yang pesimistis,” katanya.

Tag : mahasiswa
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top