Siap-Siap, Tangerang Bakal Punya KEK Perguruan Tinggi

Pemerintah tengah merumuskan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Perguruan Tinggi. Rencananya, proyek tersebut akan berdiri di Tangerang, Banten.
Ipak Ayu H Nurcaya | 22 Februari 2018 02:14 WIB
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir - JIBI/Dedi Gunawan

Kabar24.com, JAKARTA — Pemerintah tengah merumuskan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Perguruan Tinggi. Rencananya, proyek tersebut akan berdiri di Tangerang, Banten, dengan lahan 30 hektare milik Kementerian Pertanian.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan sesuai dengan UU Nomor 39/2009 tentang KEK, pemerintah akan melakukan sejumlah persiapan yang disyaratkan dalam pembentukan KEK agar mendapat insentif.

Dirinya mengemukakan pemilihan lokasi Tangerang karena diyakini memiliki potensi yang tinggi.

"Kalau untuk universitas tidak mungkin di tengah hutan. Pendidikan tinggi harus di tengah kota, tapi tidak mungkin di Jakarta karena tidak ada lahan. Jadi, kita harus cari tempat yang memungkinkan bisa dijangkau dari Jakarta, atau bahkan luar negeri," katanya pada Rabu (21/2).

Nasir mengatakan KEK Perguruan Tinggi ini akan berfokus memudahkan universitas asing yang akan membuka cabang di Indonesia. Sejumlah insentif pun akan dirumuskan terkait perizinan, tenaga kerja, dan perpajakan.

Pihaknya pun tengah menyiapakan laporan pada Presiden untuk selanjutnya melakukan pembentukan KEK sesuai arahan.

Nasir menceritakan pihaknya sudah melakukan penjajakan dengan sejumlah perguruan tinggi yakni dari inggris ada Imperial College London, Cambridge, London School of Economics. Lalu, Australia ada Monash.

"Australia yang sudah menghubungi, nanti kita komunikasikan lebih lanjut, apa yang mereka butuhkan, bagaimana membangun Perguruan Tinggi di Indonesia supaya reputasi perguruan tinggi kita makin baik," ujarnya.

Nasir memastikan KEK ini akan mengutamakan perguruan tinggi asing dikarenakan bagi universitas lokal tidak membutuhkan KEK. Namun, bagi universitas lokal masuk juga akan tetap diberi kesempatan masuk dalam KEK jika berminat.

Pemerintah, lanjutnya, sangat mempertimbangjan perguruan tinggi luar negeri masuk ke Indonesia guna mendorong perguruan tinggi Indonesia lebih berkualitas lagi.

Sebelumnya, rencana pembentukan KEK universitas ini telah dilontarkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution belum lama ini.

Hal ini menjawab kepastian pengembangan KEK yang berbasis industri hanya akan dikembangkan di luar Jawa. Hal ini guna mempercepat pemerataan pembangunan di Indonesia.

Darmin mengatakan KEK merupakan upaya khusus untuk memfasilitasi pengembangan ekonomi yang tidak hanya terpusat di Jawa. Adapun saat ini KEK di Jawa hanya ada Tanjung Lesung, Banten, yang berbasis pariwisata.

Tag : universitas
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top