Bali Jadi Pintu Masuk Wisman China ke Destinasi Lain di Indonesia

Wisman China merupakan pasar terbesar yang mengunjungi Indonesia. Selama 2017, tercatat sekitar 2 juta wisman China mengunjungi Indonesia atau meningkat 36% dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Ni Putu Eka Wiratmini | 16 Februari 2018 08:41 WIB
Wisatawan berjemur saat umat Hindu melaksanakan upacara Melasti di Pantai Kuta, Badung, Bali, Sabtu (25/3). - Antara/Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR – Bali diharapkan menjadi pintu masuk kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi wisata lain di Indonesia. 

Saat wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Bali, paket wisata destinasi lain di Indonesia juga ikut ditawarkan. Untuk itu, Kementerian Pariwisata terus mendorong kunjungan wisman asal China ke Bali agar mampu memberikan dampak positif bagi daerah wisata lain di Indonesia.

Wisman China merupakan pasar terbesar yang mengunjungi Indonesia. Selama 2017, tercatat sekitar 2 juta wisman China mengunjungi Indonesia atau meningkat 36% dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I Gde Pitana mengatakan Bali memang menjadi daerah tujuan wisata di Indonesia yang paling digemari turis China. Sebanyak 70% wisman China lebih memilih menghabiskan waktu liburannya di Bali ketimbang daerah lain di Indonesia.

Selain karena memang menjadi favorit, Konsulat Jenderal (Konjen) China di Bali juga dinilai aktif mempromosikan Pulau Dewata ke masyarakatnya.

“Strategi kami untuk menjual Indonesia yakni melalui Bali sebagai gateway sekaligus hub untuk menuju daerah lain di Indonesia,” ungkapnya, Kamis (15/2/2018) malam.

Tahun ini, target kunjungan wisman China ke Indonesia meningkat menjadi 3 juta kedatangan atau tumbuh 40% dari tahun sebelumnya. Pitana optimistis target ini bisa dicapai lantaran wisman China sangat menyukai pantai dan kondisi ini sangat didukung hampir seluruh daerah wisata di Indonesia.

Selain itu, mereka juga dinilai menyukai budaya Indonesia.

“Mereka juga suka shopping. Semua itu kita punya, sehingga saya optimis kita bisa menarik lebih banyak lagi,” tuturnya.

Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra meyakini kunjungan wisman China ke Pulau Dewata bakal meningkat menjadi 1,5 juta kedatangan pada tahun ini. Angka itu naik 13% dibandingkan realisasi pada 2017.

Pada Januari 2018, tercatat telah ada 13.000 wisman yang mengunjungi Bali per harinya melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Jumlah ini meningkat menjadi 18.000 kunjungan wisman menjelang perayaan Imlek 2018.

“Kami dari industri pariwisata di Bali sudah sangat siap menanti peningkatan kunjungan wisatawan,” tegasnya.

Tag : pariwisata
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top