Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Denpasar Rampungkan 11,1 Km Jalan Swadaya

Pemkot Denpasar menggencarkan pola pembangunan infrastruktur yang melibatkan warga untuk pembangunan dan peningkatan jalan swadaya.
Ema Sukarelawanto
Ema Sukarelawanto - Bisnis.com 18 Januari 2018  |  21:22 WIB
Ilustrasi pembangunan jalan - ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ilustrasi pembangunan jalan - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Kabar24.com, DENPASAR--Pemkot Denpasar menggencarkan pola pembangunan infrastruktur yang melibatkan warga untuk pembangunan dan peningkatan jalan swadaya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Denpasar Made Widiasa mengatakan kemampuan kas daerah Kota Denpasar memang sangat terbatas dan terserap di sektor pendididikan dan kesehatan yang wajib dianggarkan dan diatur dalan peraturan perundang-undangan.

“Karena keterbatasan anggarn itulah pemkot mendorong partisipasi masyarakat, salah satunya melakukan peningkatan infrastruktur secara swadaya,” katanya, kamis (18/1/2017).

Menurut Widiasa pada 2017 terdapat total 32 ruas jalan dan gang dengan panjang 11.108 meter yang berhasil dirampungkan di seluruh kecamatan di Denpasar. Dari jumlah tersebut 4.487 meter merupakan aspal swadaya dan 6.690 merupakan paving swadaya. Sedangkan 2018 DPUPR Kota Denpasar menargetkan realisasi 4.373 meter jalan swadaya terdiri 1.248 jalan aspal dan 3.125 jalan paving.

Ia menjelaskan pola pembangunan dan peningkatan jalan secara swadaya merupakan salah satu inovasi untuk percepatan pembangunan. Konsep seperti ini telah dilaksanakan sejak 2012 dan diharapkan terus berkembang serta berlanjut d masa yang akan datang.

Kata dia awalnya pastisipasi hanya sebatas material aspal, kemudian mulai 2016 hingga kini peningkatan jalan dianggarkan untuk aspal dan paving. Konsep pembangunan ini tetap menjunjung tinggi asas pemerataan dan mendesaknya suatu kondisi jalan. Sehingga belum keseluruhan aspirasi masyarakat bisa direalisasikan segera.

Untuk peningkatan jalan swadaya ini, kata Widiasa, pemkot hanya menyediakan aspal atau paving sesuai kebutuhan masyarakat. Sedangkan untuk pemasangannya masyarakat sendiri yang menyiasati apakah mencari tukang dengan cara iuran untuki honor atau dipasang sendiri dengan bergotong royong.

“Pola ini ternyata mendapat dukungan warga Denpasar dan dinilai produktif serta mempercepat penyediaan akses jalan yang baik. Warga yang ingin jalanya cepat diaspal dan dipaving biasanya akan memilih mengajukan permohonan paving swadaya,” ujarnya

Widiasa turut mengapresiasi antusiasme warga dalam pembangunan jalan swadaya yang bekerjasama dengan DPUPR Kota Denpasar ini. “Perbaikan jalan bisa segera dinikmati dan hasilnya juga sangat baik,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan denpasar
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top