Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Selidiki Pernyataan SBY Soal Kriminalisasi Kader Mercy

Mabes Polri akan mendalami pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait dugaan kriminalisasi terhadap Syaharie Jaang -kader partai berlambang bintang mercy itu- yang tengah mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalimantan Timur 2018.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 04 Januari 2018  |  18:58 WIB
Setyo Wasisto - Antara/Sigid Kurniawan
Setyo Wasisto - Antara/Sigid Kurniawan

Kabar24.com, JAKARTA--‎Mabes Polri akan mendalami pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait dugaan kriminalisasi terhadap ‎Syaharie Jaang -kader partai berlambang bintang mercy itu- yang tengah mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalimantan Timur 2018.

‎Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto mengemukakan kini pihak kepolisian tengah mencari bukti dugaan kriminalisasi dengan cara memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan‎. Menurutnya, jika ditemukan bukti yang cukup kuat, pihak kepolisian akan melakukan proses lebih lanjut, namun jika tidak proses tersebut tidak dilanjutkan.

"Kita lihat saja nanti seperti apa, kalau terbukti ada kriminalisasi, akan kita proses lebih lanjut. Tapi kalau tidak ada bukti ya enggak dilanjutkan," tutur Setyo, Kamis (4/1/2018).

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat SBY mengumpulkan seluruh kader untuk menyampaikan telah terjadi kriminalisasi terhadap pasangan Bakal Calon Gubernur Kalimantan Timur Syaharie Jaang-Rizal Effedi.

SBY menilai kriminalisasi yang terjadi terhadap Partai Demokrat bukan kali pertama, sebelumnya terjadi pada momentum Pilkada Jakarta pada 2017 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby kriminalisasi
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top