CUACA EKSTREM: Puting Beliung Berpotensi Terjadi di eks-Keresidenan Surakarta

Tekanan di perairan Filipina dan aliran massa udara basah diperkirakan menciptakan cuaca ekstrem di Jawa Tengah.
Newswire | 13 Desember 2017 13:33 WIB
Ilustrasi: Fenomena tiga puting beliung muncul bersamaan di Kepulauan Seribu, Senin (23/10/2017). - www.bnpb.go.id

Bisnis.com, CILACAP - Tekanan di perairan Filipina dan aliran massa udara basah diperkirakan menciptakan cuaca ekstrem di Jawa Tengah.

Terkait itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kembali adanya potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah.

"BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku mulai 13 hingga 15 Desember 2017," kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Rabu (13/12/2017).

BMKG memprakirakan adanya tekanan rendah di perairan tenggara Filipina dan di sebelah timur Jawa Timur yang mengakibatkan area belokan angin dan pertemuan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Tengah sehingga menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, ada aliran massa udara basah dari barat yang menyebabkan kondisi udara di sekitar Jawa Tengah menjadi sangat tidak stabil (labil).

"Interaksi kedua fenomena tersebut dengan kondisi cuaca lokal mengakibatkan beberapa potensi cuaca ekstrem di sekitar Jawa Tengah," katanya.

BMKG memprakirakan ada potensi hujan lebat ekstrem di Sragen, Purwodadi, Surakarta, Sukoharjo, Boyolali, Blora, Karanganyar, Klaten, Pati, Bumi Ayu, Majenang Wonogiri, Magelang, dan Mungkid.

Selain itu, ada potensi angin kencang dan langkisau (puting beliung) di eks-Keresidenan Surakarta, Majenang, Bumi Ayu, Wonogiri, dan Cilacap.

Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi genangan, banjir, banjir bandang, maupun tanah longsor di kawasan yang berpotensi hujan lebat.

BMKG juga mengimbau otoritas transportasi untuk mewaspadai potensi genangan yang bisa muncul di jalan raya, kereta api, dan bandar udara BMKG juga mengimbau seluruh pihak untuk mewaspadai kejadian kilat dan petir dan disarankan tidak berlindung di bawah pohon serta menyiapkan diri dengan selalu membawa payung dan jas hujan ketika keluar rumah.

BMKG juga mengingatkan untuk selalu memeriksa kendaraan ketika akan melakukan perjalanan, serta memeriksa ban untuk mengantisipasi kondisi jalanan licin.

Sumber : Antara

Tag : cuaca ekstrem
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top