PILGUB JATIM 2018: Wapres Kalla Tak Ingin Khofifah Nanti Terlalu Sibuk Kampanye

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dipastikan akan maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 2018 berpasangan dengan Bupati Trenggalek Emil Dardak.
Irene Agustine | 28 November 2017 18:05 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam penerbangan pesawat Kepresidenan Boeing 737-400 TNI AU dari Makassar menuju bandara Halim Perdanakusuma, dengan dikawal empat pesawat tempur Shukoi, Senin (8/6/2015). - Setpres/Jeri Wongiyanto

Kabar24.com, JAKARTA — Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dipastikan akan maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 2018 berpasangan dengan Bupati Trenggalek Emil Dardak.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai sebaiknya Khofifah tidak melakukan rangkap jabatan dengan menjabat menteri sosial sembai menjalankan kampanye untuk memenangkan pemilihan gubernur tahun depan.

"Ya pertama tugas itu [Menteri Sosial] sangat penting, harus berurusan dengan masyarakat dan sebagainya, kalau sibuk kampanye bagaimana caranya?" kata Wapres, di Kantor Wakil Presiden, Selasa (28/11/2017).

Khofifah sendiri mengaku telah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo perihal pemberitahuan dirinya untuk berkompetisi sebagai calon gubernur tahun depan. Namun, belum diketahui jawaban Presiden, akankah mengizinkan Khofifah untuk melakukan rangkap jabatan sambil berkampanye atau memintanya untuk mengundurkan diri.

Di sisi lain, Wapres JK mengaku belum mengetahui substansi surat tersebut. Namun, dia mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo pasti akan mengizinkan Khofifah untuk bertarung dalam Pilgub.

"Saya belum tahu karena surat itu ditinjukkan kepada presiden tapi tentunya presiden tidak bisa melarang orang untuk ikut pilkada," kata Wapres.

Tag : jokowi, jusuf kalla, khofifah, menteri sosial
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top