PILGUB JATIM 2018: Poros Baru Batal, PAN Lirik Khofifah-Emil

Kemungkinan PAN akan mendukung pasangan Khofifah Indar Parawasa-Emil Dardak pada Pilgub Jatim 2018. Isyarat dukungan tersebut sekaligus menghentikan wacana pembentukan poros baru yang selama ini mengemuka dalam wacana publik.
John Andhi Oktaveri | 28 November 2017 16:53 WIB
Khofifah Indar Parawansa - ANTARA/Akbar Nugroho Guma

Kabar24.com, JAKARTA--Partai Amanat Nasional kemungkinan tidak jadi membentuk poros koalisi baru pada Pilgub Jatim 2018.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengindikasikan tidak membentuk poros baru parpol pengusung pasangan calon gubenur dan wakil gubenur Jawa Timur.

Menurutnya, kemungkinan PAN akan mendukung pasangan Khofifah Indar Parawasa-Emil Dardak pada Pilgub Jatim 2018. Isyarat dukungan tersebut sekaligus menghentikan wacana pembentukan poros baru yang selama ini mengemuka dalam wacana publik.

"Ya kemungkinan [dukung] Khofifah. Tapi saya nanti malam mau ketemu Gus Ipul. Kan boleh nerima orang masa enggak boleh," ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Selasa (28/11/2017).

Zulkifli mengatakan dengan tidak adanya poros baru menunjukkan tidak ada calon yang ‘berani melawan’ Gus Ipul dan Khofifah.

"Sudah banyak yang dapat kandidat tapi enggak berani tuh. Kandidatnya sudah hampir pasti, malah enggak jadi, enggak berani. Enggak ada yang berani melawan dua cagub itu,” ujarnya.

Zulkifli menargetkan pekan ini partainya sudah memiliki dukungan yang jelas pada Pilgub Jatim.

"Nanti malam mau ketemu sama Gus Ipul, kemarin sudah ketemu Khofifah. Saya kira minggu ini mengerucut, selesailah," ujarnya.

Dua pasangan calon akan bertarung dalam Pilgub Jawa Timur 2018. Gus Ipul-Azwar Anas diusung PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sedangkan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak didukung Golkar, Demokrat, Hanura, PPP, dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pilgub jatim 2018

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top