Jokowi Lantik Gubernur-Wagub Jatim Sore Ini, Berikut Karir Politik Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak

Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, dan akan dilantik hari ini, Rabu (13/2/2019) sore, oleh Presiden Joko Widodo. Khofifah akan menggantikan Gubernur Jawa Timur sebelumnya, Soekarwo, yang masa jabatannya berakhir pada 12 Februari 2019.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 13 Februari 2019  |  07:50 WIB
Jokowi Lantik Gubernur-Wagub Jatim Sore Ini, Berikut Karir Politik Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Emil Elestianto Dardak memberikan keterangan pers di posko kediamannya di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (27/6/2018). - ANTARA/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA – Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, dan akan dilantik hari ini, Rabu (13/2/2019) sore, oleh Presiden Joko Widodo. Khofifah akan menggantikan Gubernur Jawa Timur sebelumnya, Soekarwo, yang masa jabatannya berakhir pada 12 Februari 2019.

"Jadi Pakde Karwo selesai (masa jabatannya) tanggal 12. Besoknya, tanggal 13, jam 3 sore akan dilantik Gubernur terpilih," ujar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).

Khofifah telah memulai karir politiknya sejak 1992. Saat itu, dia menjadi pimpinan fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Dewan Perwakilan Rakyat periode 1992-1997. Kemudian, Khofifah terpilih kembali pada Pemilu 1997.

Dua tahun kemudian, atau 1999, Khofifah memutuskan bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Partai ini merupakan bentukan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Lewat PKB, Khofifah terpilih menjadi Wakil Ketua DPR di masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie.

Khofifah pun diangkat menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan oleh Presiden Gus Dur pada 1999-2001 dan Menteri Sosial Kabinet Kerja di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo pada 2014-2018.

Pada pertengahan 2013, Khofifah sempat mengikuti Pemilu Gubernur Jawa Timur. Saat itu, ia menggandeng Herman Suryadi Sumawiredja. Namun, Khofifah dinyatakan tak lolos oleh Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur.

Khofifah tidak ada dalam berita acara ini. Tidak termasuk pasangan calon yang memenuhi syarat," kata Ketua KPU Jawa Timur Andry Dewanto Ahmad, pada Juli 2013.

Pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2014, Jokowi yang waktu itu maju menggandeng Jusuf Kalla menunjuk Khofifah sebagai juru bicara tim pemenangan.

Kemudian, Jokowi menunjuk Khofifah sebagai Menteri Sosial setelah ia memenangkan Pilpres 2014. Dalam perjalannya, Khofifah mundur karena berlaga di Pemilihan Gubernur Jawa Timur.

Emil Dardak

Berebeda dengan Khofifah yang sudah malang melintang di dunia politik, Emil Dardak bisa dibilang pendatang baru. Emil lebih dulu dikenal sebagai selebritis. Ia merupakan salah satu penyanyi di Indonesia.

Emil merupakan cucu Mochamad Dardak, salah satu sesepuh di Nahdlatul Ulama. Ayahnya adalah Hermanto Dardak, Wakil Menteri Pekerjaan Umum periode tahun 2010-2014. 

Pria kelahiran Jakarta, 20 Mei 1984 ini memutuskan untuk berganti haluan dalam karirnya yakni terjun ke politik. Emil bersama Moch Nur Arifin mencoba peruntungan dengan maju sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Trenggalek pada 2015.

Saat itu, Emil - Arifin diusung tujuh partai politik yakni PDI-P, Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN, Partai Gerindra, Partai Hanura, dan PPP. Meski baru pertama kali 'nyemplung', Emil berhasil menang dengan berhasil meraup suara sebesar 76,28 persen.

Kini, suami dari aktris Arumi Bachsin tersebut menerima tawaran Khofifah untuk maju bersamanya dalam Pilgub Jawa Timur 2018.

Di sisi lain, jauh sebelum terjun ke politik, Emil Dardakpernah menjadi bekerja di World Bank Officer di Jakarta dan Media Analysis Consultan di Ogilvy.

Bahkan, Emil Dardak pernah menjabat sebagai Chief Business Development and Communication-Executive Vice President di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, khofifah, pilgub jatim 2018

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top