Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Mugabe Mundur, Mnangagwa Isi Sisa Jabatan Presiden Zimbabwe

Mantan wakil Presiden Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa akan disumpah menjadi presiden negeri itu pada hari ini, Rabu (22/11/2017) atau besok Kamis (23/11/2017).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 22 November 2017  |  09:35 WIB
Mugabe Mundur, Mnangagwa Isi Sisa Jabatan Presiden Zimbabwe
Mugabe kanan melihat Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa membacakan kartu ucapan selamat ulang tahun pada HUT Mugabe ke-93. - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA--Robert Mugabe akhirnya mengundurkan diri dari jabatan Presiden Zimbabwe setelah berkuasa selama 37 tahun.

Mantan wakil Presiden Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa akan disumpah menjadi presiden negeri itu pada hari ini, Rabu (22/11/2017) atau besok Kamis (23/11/2017).

Kursi presiden Zimbabwe lowong setelah Robert Mugabe mengundurkan diri kemarin sebagaimana dikutip BBC.com, Rabu (21/11).

Secara terpisah, ketua ZANU-PF Lovemore Matuke mengatakan bahwa Mnangagwa akan disumpah dalam waktu 48 jam dan akan mengisi sisa jabatan Mugabe sampai Pemilu tahun depan yang digelar pada September 2018.

Robert Mugabe mundur dari jabatan presiden Zimbabwe tidak lama setelah parlemen memulai proses pemakzulan untuk mengakhiri era kekuasaannya selama hampir empat puluh tahun.

Presiden berusia 93 tahun itu sebelumnya bersikeras mempertahankan jabatannya setelah militer mengambil alih kekuasaan dan memecatnya dari partai pimpinannya yang berkuasa, ZANU-PF.

Partai itu sejak sepekan terakhir memintanya untuk melepaskan jabatan.

Pengunduran diri Mugabe dirayakan meriah di parlemen ketika Ketua Parlemen Jacob Mudenda mengumumkan bahwa presiden Zimbabwe itu sudah mundur. Dengan demikan, parlemen menghentikan proses pemakzulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

robert mugabe

Sumber : BBC.com

Editor : Saeno

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top